Kabar Palangkaraya

Pengungsi Mulai Kembali ke Rumah, Tenda Penampungan Sepi

Para pengungsi yang menjadi korban banjir yang menempati tenda darurat yang dibangun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

Pengungsi  Mulai Kembali ke Rumah, Tenda Penampungan Sepi
tribunkalteng.com/faturahman
Warga berobat ke posko kesehatan. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Banjir yang melanda sejumlah lokasi di Bantaran Sungai Kahayan Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (4/2/2018) berangsur surut.

Para pengungsi yang menjadi korban banjir yang menempati tenda darurat yang dibangun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng mulai kembali kerumahnya masing-masing.

"Airnya, sudah mulai surut, kami kembali ker umah saja, karena banyak yang harus dibersihkan di dalam rumah setelah banjir banyak kotoran masuk ke dalam rumah," ujar Abdi Nur Hidayat, Jumat.

Sementara itu, informasi Tim Gabungan Posko Induk Banjir Jalan Arut Kelurahan Palangka Kecamatan Jekanraya, Palangkaraya, menyebut, ketinggian air banjir masih berada diketinggian 30cm,tenda darurat yang dipasang di jalan Arut tinggal 2 KK dengan 4 Jiwa yang menghuni.

Baca: Wapres Mendadak Batal Buka Rakernas Pergunu, Ini Alasannya

Baca: Belum Ada Standardisasi Honor Guru, Ini Agenda Rakernas Pergunu

Baca: Presiden Jokowi Sebut Bisa Cepat Kaya dengan Racun Kalajengking, Ternyata Ini 8 Manfaatnya

"Sebagian warga yang terdampak banjir dan sempat mengungsi sudah kembali kerumah masing-masing, tenda darurat yang didirikan di Atas Pasar Kahayan tampak sepi, karena tidak ada warga yang menempatinya," ujar Jens Stave koordinator posko.

Menurut dia, ada 10 rumah dan barak 2 pintu yang terendam dan tergenang banjir, situasi warga masih bertahan didalam rumah." Banjir di Jalan Pelatuk 5 dan 7 rumah warga masih terendam banjir sekitar 60 cm (sepinggang orang dewasa) , karena lokasi masuk dataran rendah,"ujarnya.

Menurut informasi warga, masih ada 25 KK penghuni rumah di lokasi tersebut, yang mengungsi ke rumah kerabat dan keluarganya."Meski begitu hingga malam tadi masih ada warga yang datang ke pokso kesehatan, karena anaknya terserang diare,"ujar Jean. (TRIBUNKALTENG.COM/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help