Kabar Kalimantan

44 Ribu Barel Minyak Tumpah di Laut Balikpapan, Ada Kemungkinan Tersangka Bertambah

Saat ini pihaknya dalam proses mengumpulkan keterangan saksi ahli, untuk mendakwa tersangka baru.

44 Ribu Barel Minyak Tumpah di Laut Balikpapan, Ada Kemungkinan Tersangka Bertambah
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Kebakaran di wilayah perairan Teluk Balikpapan yang diduga akibat pencemaran minyak, Sabtu (31/3/2018). 

TRIBUNKALTENG.COM, BALIKPAPAN - Kepolisian saat ini baru menetapkan 1 tersangka kasus pencemaran lingkungan yang menewaskan 5 pemancing di perairan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kendati demikian, diungkapkan Direktur Kriminal Khusus Polda Kaltim Kombes Pol Yustan Alpiani, proses penyidikan masih terus berlanjut, tak menutup kemungkinan bakal ada tersangka baru mendampingi ZD (50), Nakhoda MV Ever Judger.

"Ketika kita menetapkan minimal bisa mempertanggungjawabkan. Minimal 2 alat bukti yang terpenuhi. Itu Lagi kita kumpulkan kalau ada tersangka baru. Tunggu hasil pemeriksaan," ujarnya.

Yustan menjelaskan, untuk penanganan perkara tipe seperti ini pihaknya tak bisa buru-buru. Saat ini pihaknya dalam proses mengumpulkan keterangan saksi ahli, untuk mendakwa tersangka baru.

Baca: BNPB Minta Saran Pemadaman Api Sumur Minyak, Begini Usulan Netizen

Baca: Jadi Korban Cabul Ayah tiri Sejak Kelas 4 SD Hingga SMA, Begini Nasib Belia Ini

Baca: Setnov Segera Dieksekusi ke Lapas Sukamiskin, Bagaimana dengan Uang Pengganti 7,3 juta Dollar?

Ia memberi gambaran pertanyaan yang belum terjawan, tentang bagaimana seharusnya SOP pengelolaan atau operasional penyaluran minya mentah menggunakan pipa bawah laut Pertamina. Siapa saja yang bertanggungjawab pada saat kejadian pipa patah yang menyebabkan crude oil 44 ribu barel tumpah ke laut Balikpapan.

Apa yang sebenarnya harus dilakukan pada kondisi seperti itu. Bagaimana artikulasi atau tafsir kondisi darurat bagi pihak-pihak terkait. Apa saja kewenangan yang bisa diambil para pemangku jabatan masing-masing instansi.

"Semua keterangan ahli kami kumpulkan. Nantinya akan dihubungkan seluruhnya. Kita tak bisa buru-buru (penanganan perkara)," tuturnya.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved