Kalteng Kita

Kembali Terendam, Antrean Kendaraan di Jalan Bukit Rawi Capai 5 Kilometer

kendaraan macet lantaran jalan rusak pada beberapa titik sehingga jika tidak diatur dengan sistem buka tutup

Kembali Terendam, Antrean Kendaraan di Jalan Bukit Rawi Capai 5 Kilometer
tribunkalteng.com/faturahman
Jalan Palangkaraya tujuan Gunungmas, hingga sejumlah kabupaten di DAS Barito, tepatnya di Desa Bukitrawi (Pulangpisau) Kalteng terendam, sehingga terjadi antrean panjang kendaraan. 

TRIBUNKALTENG.COM, PULANGPISAU - Ratusan pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat dari dan menuju Palangkaraya, maupun dari Palangkaraya menuju banjarmasin, dan empat kabupaten di DAS Barito serta ke arah Gunungmas, Sabtu (28/4/2018) sore antre panjang hingga lima kilometer.

Ini, karena jalan Trans Kalimantan Poros Tengah yang menghubungkan kabupaten di Kalteng itu terendam air akibat luapan sungai kahayan setinggi sekitar selutut orang dewasa. Air melup diperkirakan karena curah hujan yang tinggi menggenang wilayah dataran rendah tersebut.

Jalan bukit rawi menghubungkan Ibukota Provinsi Kalteng dengan sejumlah kabupaten seperti Gumas, Barsel, Bartim, Barut, dan Mura, hingga tembus ke Kalsel, ruas jalan ini sangat penting, namun saat musim penghujan tiba, ruas jalan tersebut kerap terendam banjir.

Baca: Jalan Bukit Rawi Terendam Lagi, Pengendara Perlu Waspada karena Ini

Baca: Setelah Dipatuk Ular, Suami Kubur Istri dengan Kotoran Sapi

Baca: Teman Wanitanya Disekap, Niat Menolong, Hamka Malah Dikeroyok

Informasi dari, warga yang melewati jalan tersebut, kendaraan macet lantaran jalan rusak pada beberapa titik sehingga jika tidak diatur dengan sistem buka tutup, kendaraan yang lewat bisa ambles di jalur jalan yang berlubang tersebut.

"Kami antre saat ingin lewat jalan banjir, jalan yang dibuka hanya satu jalur, sehingga bergantian lewat jalur tersebut,"ujar Awi, salah satu sopir travel jurusan Palangkaraya menuju Kabupaten Gunungmas.

Namun, kondisi terakhir yang diterima, Minggu (29/4/2018) , genangan air sudah mulai surut dan antrean sudah tidak terjadi lagi, meskipun jalan masih terendam,l." Jika hari ini hujan lebat pagi, air sungai bisa meluap lagi dan kemungkinan jalan macet lagi,"ujar Ali salah satu warga Palangkaraya. (TRIBUNKALTENG.COM/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help