Bisnis dan Ekonomi

Rupiah Melemah, Ini Strategi yang Disiapkan Bank Indonesia

Angka ini memang relatif lebih kecil dari beberapa negara lain seperti dolar Singapura yang terdepresiasi -1,17 persen,

Rupiah Melemah, Ini Strategi yang Disiapkan Bank Indonesia
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami pelemahan dalam beberapa hari terakhir.

Mengantisipasi terjadinya pelemahan yang semakin dalam terhadap dolar AS, Bank Indonesia menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga stabilitas kurs rupiah.

Diketahui, berdasarkan data Bloomberg, pada penutupan perdagangan sore ini, Kamis (26/4/2018) rupiah menguat tipis ke level 13.891 per dolar AS dari posisi pembukaan perdagangan di level Rp 13.923 per dolar AS.

Secara month to date pada 1-26 April 2018, rupiah mengalami depresiasi sebesar -0,88 persen.

Baca: 100 Mahasiswa UPR dan IAIN Palangkaraya Jadi Penerima Beasiswa BI, Ini Syaratnya

Baca: Penghina Umat Islam Ini Ternyata Kader Demokrat, Begini Tindakan Partai

Baca: Bawa Sabu 1 Ton, Tiga Warga Negara Taiwan Divonis Hukuman Mati

Angka ini memang relatif lebih kecil dari beberapa negara lain seperti dolar Singapura yang terdepresiasi -1,17 persen, won Korea Selatan terdepresiasi -1,38 persen dan rupee India terdepresiasi -2,4 persen.

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menjelaskan, depresiasi rupiah yang terjadi akhir-akhir ini lebih disebabkan penguatan mata uang AS (USD) terhadap hampir semua mata uang dunia (broad based).

“Penguatan dolar AS adalah dampak dari berlanjutnya kenaikan suku bunga obligasi negara AS hingga mencapai 3,03 persen, tertinggi sejak tahun 2013,” kata Agus saat jumpa pers di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help