Kajian Islam

Tak Perlu Dipertentangkan, Ini Keistimewaan dan Penjelasan Tentang Malam Nisfu Syakban

Kalau dirujuk kepada kalender Hijriyah, maka malam itu jatuh pada tanggal 14 Sya’ban karena pergantian tanggal sesuai penanggalan Hilaliyah

Tak Perlu Dipertentangkan, Ini Keistimewaan dan Penjelasan Tentang Malam Nisfu Syakban
ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM - Nisfu artinya pertengahan. Nisfu Sya’ban berarti pertengahan bulan sya’ban.

Adapun didalam sejarah kaum muslimin ada yang berpendapat bahwa pada saat itu terjadi pemindahan kiblat kaum muslimin dari baitul maqdis ke arah masjidil haram.

Kalau dirujuk kepada kalender Hijriyah, maka malam itu jatuh pada tanggal 14 Sya’ban karena pergantian tanggal sesuai penanggalan Hilaliyah atau yang meggunakan patokan rembulan adalah saat Matahari terbenam atau malam tiba.

Benarkah ada tuntunan dari Rasulullah di malam ini?

Baca: Nisfu Syakban Jatuh pada Senin 30 April 2018 Malam, Ini Amaliah yang Bagus Dilakukan

Baca: Setya Novanto Divonis 15 Tahun Penjara, Ini Pertimbangan Hakim

Baca: Juarai Indonesian Idol 2018, Maria Simorangkir di Versi Ini Ternyata Kalah Telak!

Sesungguhnya Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata, “Aku tidak pernah sekali pun melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyempurnakan puasa satu bulan penuh kecuali (pada) bulan Ramadan, dan aku tidak pernah melihat beliau (banyak berpuasa -ed) dalam suatu bulan kecuali bulan Sya’ban. Beliau berpuasa pada kebanyakan hari di bulan Sya’ban.” (HR. al-Bukhari: 1868 dan HR. Muslim: 782)

Dalam hadits yang lain, Usamah bin Zaid berkata, “Wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihatmu berpuasa dalam beberapa bulan seperti puasamu di bulan Sya’ban. Beliau menjawab, ‘Itu adalah satu bulan yang manusia lalai darinya. (Bulan itu adalah) bulan antara Rajab dan Ramadan, dan pada bulan itu amalan-amalan manusia diangkat kepada Rabbul ‘alamin, maka aku ingin supaya amalanku diangkat pada saat aku berpuasa.’ ” (HR. an-Nasa’i: 1/322, dinilai shahih oleh al-Albani dalam Irwa’ al-Ghalil: 4/103)

Al Qurthubi mengatakan bahwa telah terjadi perbedaan waktu tentang pemindahan kiblat setelah kedatangannya saw ke Madinah.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help