Kabar Palangkaraya

Api Bakar Rumahnya Saat Hujan Guyur Palangkaraya, Kakek Penjaga Makam Tewas

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran yang menghanguskan pemilik rumah yang dihuni oleh kakek penjaga kuburan

Api Bakar Rumahnya Saat Hujan Guyur Palangkaraya, Kakek Penjaga Makam Tewas
TRIBUNKALTENG.com/faturahman
Lokasi kebakaran, rumah penjaga makam yang berada di kompleks pemakaman muslimin berbatasan dengan pemakaman tionghoa. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kejadian tragis menimpa seorang penjaga makam etnis Tionghoa yang rumahnya berada di Kompleks Pekuburan Muslimin Jalan Tjilik Riwut Km 2, Kelurahan Palangka Kecamatan Jekanraya, Palangkaraya bersebelahan dengan pemakaman warga China.

Belum diketahui persis penyebab kebakaran yang terjadi, Selasa (17/4/2018) dini hari sekitar pukul 02.20 wib tersebut.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran yang menghanguskan pemilik rumah yang dihuni oleh kakek penjaga kuburan China, bernama M Syamsul Hadi (90).

Informasi yang didapat dari warga setempat menyebutkan, kebakaran tersebut terjadi pada saat hujan mengguyur Kota Cantik Palangkaraya, Kalimantan Tengah di saat warga sedang tertidur pulas, dan kejadianya pun secara tiba-tiba, dan diketahui warga ketika api sudah menghanguskan hampir semua bangunan.

Baca: 6 Korban Tewas Terpanggang Saat Kebakaran Melanda Samarinda Selasa Dinihari Tadi

Baca: Telanjur Lakukan Ini, Pasangan Belia Bocah Usia SMP di Bantaeng Malah Batal Menikah

Ini, karena rumah tersebut letaknya menyendiri jauh dari permukiman warga atau berada diperbatasan antara kompleks pemakaman warga tionghoa dan pemakaman kaum muslimin yang di lokasi tersebut hanya ada rumah itu satu-satunya yang dikelilingi pemakaman.

Diduga, akibat rumah yang ekslusif berada jauh dari permukan warga, mengakibatkn, penghuni rumah yang diketahui bernama Muhammad Samsul Hadi (90) bekerja sebagai penjaga makam Tionghoa Palangkaraya, turut terpanggang dalam kejadian tersebut, karena tak sempat di tolong oleh warga.

"Kami baru tau terjadi kebakaran setelah apinya mulai padam, ketika rumah sebagian besar sudah hangus terbakar, sehingg tak sempat menyelamatkan beliau," ujar Zainal warga setempat yang saat mengetahui kebakaran langsung lapor ke pemadam dan tim relawan untuk membantu memadamkan api tersebut. (TRIBUNKALTENG.COM/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help