Heboh Kebocoran Data Facebook, Ini 7 Kesaksian Mark Zuckerberg

Setelah memberikan pidato, Pendiri dan CEO Facebook tersebut mulai dicecar pertanyaan dari para legislatif dari Komite Energi dan Perdagangan.

Heboh Kebocoran Data Facebook, Ini 7 Kesaksian Mark Zuckerberg
USA Today
CEO dari Facebook, Mark Zuckerberg, saat memberikan pernyataannya di hadapan jajaran Komite Senat dalam Judiciary and the Senate Committee on Commercer, Science, and Transportation, yang berlangsung di Washington, 10 April 2018. 

2. Ancaman tidak muncul di audit
Tahun 2011, Facebook menyetujui keputusan FTC yang mensyaratkan Facebook untuk mengidentifikasi ancaman yang akan menyerang privasi pengguna.

Beberapa senat bertanya, mengapa masalah ini tidak muncul dalam audit Facebook. Namun, Zuckerberg membela diri, jika Facebook telah mematuhi keputusan persetujuan yang dimaksud.

3. Pengguna Facebook dilacak
Zuckerberg diburu para legislatif tentang bagaimana cara Facebook melacak preferensi penggunanya di internet.

Ia juga didesak untuk menjawab pertanyaan, bagaimana Facebook menyimpan data tentang situs mana saja yang penggunanya kunjungi, lantas apakah hal itu menciptakan sesuatu yang disebut "profil bayangan".

Zuckerberg pun menjelaskan dua hal berkaitan dengan pelacakan perilaku peselancar dunia maya. Pertama, adalah alasan keamanan. Ia berdalih jika Facebook tidak melacak orang, maka platformnya tidak bisa mencegah seseorang mengunduh semua laman Facebook.

"Bahkan jika seseorang tidak login, kami melacak informasi tertentu, seperti seberapa banyak halaman yang mereka akses, sebagai pengukur keamanan", imbuh Zuckerberg.

Kedua, tentu saja pelacakan tersebut, bertujuan untuk menargetkan iklan.

"Kami juga mengumpulkan informasi untuk membuat iklannya lebih relevan", jelas Zuckerberg yang lalu menambahkan jika pengguna tak bisa mengelak dari target iklan.

Ketika ditanya berapa data yang dikoleksi, Zuckerberg tak bisa menjawabnya.

4. Zuckerberg pun ikut terjaring Cambridge Analytica
Di antara 87 juta data pengguna Facebok seluruh dunia yang bocor di tangan Cambridge Analytica, salah satunya merupakan miliki sang pendiri Facebook sendiri.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help