Kalteng Kita

Sudah Lebih dari Rp 300 Miliar Setoran Royalti Tambang Kalteng di Triwulan Pertama

Pemprov Kalteng belum melakukan pungutan retribusi jasa labuh jangkar untuk kapal barang maupun jasa tambat kapal yang

Sudah Lebih dari Rp 300 Miliar Setoran Royalti Tambang Kalteng di Triwulan Pertama
tribunkalteng.com/fathurahman
Kepala Dinas ESDM Kalteng, Ermal Subhan 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Tengah, Ermal Subhan, mengungkapkan, pihaknya akan berusaha maksimal dalam pemungutan Pajak Royalti maupun retribusi lainnya.

Mantan Kadistamben Kotim ini, mengungkapkan hingga saat ini, pajak royalti tambang batu bara yang sudah terpungut sejak Januari 2018 hingga sekarang mencapai Rp 300 miliar lebih, dan akan terus bertambah hingga akhir tahun mendatang.

Baca: Dikabarkan Kritis Usai Atraksi, Limbad Malah Ketahuan Sedang di Bandara, Ada Apa Ini?

Menurut Ermal, pungutan royalti tambang tersebut merupakan royalti dari tambang batu bara yang sebelumnya susah untuk ditagih, tetapi dengan adanya perintah gubernur, yang dibebankan ke Dinas ESDM, maka akhirnya pengusaha makin sadar membayar pajak royalti.

Sementara itu, Selasa (27/3/2018) dikabarkan, Pemprov Kalteng belum melakukan pungutan retribusi jasa labuh jangkar untuk kapal barang maupun jasa tambat kapal yang saat ini jadi kewenangan Pemprov Kalteng dan bukan lagi menjadi kewenangan kabupaten.

Ketua Komisi D DPRD Kalteng, Artaban mengatakan, jika pungutan retribusi tersebut di kenakan terhadap jasa labuh untuk kapal-kapal pengangkut batu bara maka akan banyak pendapatan asli daerah yang bisa didapatkan.

"Ini yang kami mau bicarakan lagi dengan pihak Pemprov Kalteng," ujarnya. (TRIBUNKALTENG.COM/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved