Kabar Kalimantan

Buaya Tertangkap Setelah Muncul di Danau Bekas Galian Tambang

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan investigasi ke lokasi penemuan buaya tersebut, guna mengindentifikasi asal usul buaya tersebut.

Buaya Tertangkap Setelah Muncul di Danau Bekas Galian Tambang
Tribun Kaltim/Christopher Desmawangga
Buaya berhasil ditangkap warga di jalan Ring Road II, RT 20, Sempaja Selatan, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (21/3/2018). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMARINDA - Buaya hasil tangkapan warga di jalan Ring Road II, RT 20, Sempaja Selatan, Samarinda, akhirnya telah diamankan BKSDA Kaltim.

Sekitar pukul 16.30 Wita, Rabu (21/3) sore tadi, warga bersama anggota LSM relawan, serta mahasiswa mengantarkan buaya tersebut ke kantor BKSDA Kaltim, jalan Teuku Umar.

"Sudah ada di BKSDA buaya hasil tangkapan warga ini," ucap Polhut Seksi Konservasi wil II Tenggarong-Samarinda, BKSDA Kaltim, Surya Darmawan, saat dikonfirmasi TRIBUNKALTIM.CO, sekitar pukul 20.30 Wita, Rabu (21/3/2018).

Baca: Ada Jasad yang Dikembalikan Utuh, Begini Kisah Pawang Panggil Buaya Pemangsa Manusia

Lanjut dia menjelaskan, buaya berukuran panjang sekitar 1,5 meter itu rencananya akan dikirim di penangkaran buaya Tritip, Balikpapan, pada Kamis (22/3) pagi besok.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan investigasi ke lokasi penemuan buaya tersebut, guna mengindentifikasi asal usul buaya tersebut.

"Besok (22/3) kita juga akan ke lokasi penemuan buaya, termasuk memintai keterangan si penemu dan penangkap buaya ini," tuturnya.

Baca: 18 Anggota DPRD Jadi Tersangka Penerima Suap, KPK: Mereka Muluskan APBD-P 2015

Bahkan, dari informasi yang diterimanya, terdapat lebih dari satu buaya yang berada di kawasan tersebut.

"Buaya ini muncul dari danau bekas galian lubang tambang, dan informasi yang kami terima ada dua buaya lagi di sana," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Rabu (21/3) pagi tadi, seorang pemancing yang kerap mancing di danau bekas lubang galian tambang batu bara menangkap seekor buaya.

Baca: Nenek Alma Tertangkap Curi Pepaya California Rp 7.500 karena Kelaparan, Kapolres Turun Tangan

Pemancing bernama Boby itu berinisiatif menangkap buaya itu dengan menggunakan jerat tali, karena tidak ingin ada korban jiwa dari serangan buaya.

"Disini kan banyak orang mancing, dan banyak anak-anak juga, takutnya buaya ini menyerang, makanya saya tangkap pakai jerat," terangnya.

"Silahkan saja dibawa buaya ini, asal daerah sini aman. Untuk asal usulnya saya tidak tahu, dan sepertinya hanya ada buaya ini saja," tutupnya. (Tribunkaltim.co/Christoper D)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help