Kalteng Kita

15 Tongkang Diduga Angkut Batubara Ilegal, Begini Modusnya

Sebanyak 15 tongkang berisi batu bara milik Perusahaan Tambang PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) yang beroperasi di Kabupaten Barito Utara

15 Tongkang Diduga Angkut Batubara Ilegal, Begini Modusnya
tribunkalteng.co.id
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Sebanyak 15 tongkang berisi batu bara milik Perusahaan Tambang PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) yang beroperasi di Kabupaten Barito Utara (Barut) Kalimatan Tengah, sejak sepekan ini ditahan Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran dan jajarannya.

Penahanan sebanyak 15 tongkang batu bara tersebut, karena perusahaan tersebut selama ini ternyata main kucing-kucingan dengan memilirkan batu bara yang dimuat di dalam tongkang.

Baca: Berencana Punya 20 Anak, Pinkan Mambo Kini Hamil Anak Kelima

Batu bara yang diangkut tersebut ada yang memang disertai izin dan ada pula yang izinnya sudah kadaluarsa, tetapi tetap dimilirkan lewat DAS Barito yang informasinya dengan tujuan provinsi lain di luar Kalimantan Tengah bahkan ada yang dipasok ke luar negeri.

Tim Pemprov Kalimantan Tengah di bawah Dinas ESDM, awalnya hanya menangkap dua tongkang saja, tetapi setelah ditelisik hingga ke lokasi perusahaan ternyata masih ada belasan tongkang berisi batu bara yang diangkut dalam tongkang dan siap milir tanpa adanya izin resmi.

Kepala ESDM Kalteng, Ermal Subhan, mengungkapkan, jumlah tongkang yang diamankan dan hingga, Minggu (19/3/2018) masih dilarang milir karena izin berakhir tanggal, 19 Oktober 2017, tetapi perusahaan PT AKT tetap beraktivitas dan memilirkan tongkang batubara di Sungai Barito, sehinga tongkang diamankan.

Baca: Sembuhkan Diabetes dengan Minum Air Rebusan Daun Mangga, Begini Penjelasannya

"Memang ada dua tongkang yang dihentikan saat milir, sedangkan, 13 tongkang lainnya ditemukan sedang lego jangkar hanya menunggu giliran dimilirkan, total batu bara ilegal yang ditahan diatas tongkang mencapai 15 unit," kata Pjs Bupati Kapuas ini. (TRIBUNKALTENG.COM/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved