Kabar Katingan

Penambang Tewas di Sungai Katingan, Orangtua Menolak Korban Divisum

Korban, saat itu sedang memperbaiki mesin dumping akibat longsor tanah disekitar lokasi kerja, dan pada saat memperbaiki masin

Penambang Tewas di Sungai Katingan, Orangtua Menolak Korban Divisum
net
ilustrasi

TRIBUNKALTENG.COM, KATINGAN- Upaya Warga dan keluarga korban tenggelam atas nama M Irwan (22) beralamat di Desa Asem Kumbang RT 01 RW 01 Kecamatan Kamipang Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah dalam mencari jasad korban membuahkan hasil.

Korban yang sebelummya dinyatakan tewas tenggelam, Selasa (14/3/3018) akhirnya ditemukan dalam keadaan tewas, Kamis (15/3/2018) pagi pukul 05.50 Wib yang ditemukan tak jauh dari lokasi hilangnya korban yang bekerja mencari emas di Sungai Katingan tersebut.

Baca: Berada di Tengah Gugusan Nusantara, Palangkaraya Kota Kepercayaan dan Alam

Informasi terhimpun dari warga Katingan, Sabtu (17/3/2018) menyebutkan, kejadian hingga korban tewas tengelam diduga akibat, terkena mesin giling saat dia memperbaiki, mesin yang mengalami kerusakan tersebut.

Kronologis kejadian korban tenggelam Selasa (13/3/2018) pukul 14.30 wib saat korban bekerja mencari emas menggunakam lanting di DAS Katingan Desa Hiang Bana Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Baca: Ini Hasil FP2 GP Qatar: Marc Marquez Terlempar dari Top 5

Korban, saat itu sedang memperbaiki mesin dumping akibat longsor tanah disekitar lokasi kerja, dan pada saat memperbaiki masin tersebut tiba tiba korban terkena putar giling yang mengenai badan korban.

Akibatnya , menyebabkn korban terjatuh kesungai dan terbawa arus sungai dan akhirnya korban baru di temukan oleh warga pada Kamis ( 15/3/2018 ) pagi, yang kemudian jenazahnya langsung di bawa oleh keluarganya dan dikuburkan.

Pihak kepolisian Polsek Tasik Payawan dan Kamipang, Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah sudah berupaya untuk melakukan pemeriksaan dengan menawarkan visum terhadap korban yang tewas tengelam saat mencari emas di DAS Katingan, namun di tolak.

Bahransyah, bapak korban M Irwan (22) yang tinggal di Desa Asem Kumbang RT 01 RW 01 Kecamatan Kamipang Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, menolaknya dan membuat pernyataan tidak akan menuntut jika ternyata korban tewas bukan lantaran kecelakaan kerja, sehingga hingga, Sabtu (17/3/2018) tidak ada penyelidikan polisi terkait tenggelamnya korban di Sei Katingan.

Halaman
12
Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help