Kapal TNI Dihantam Ombak dan Tenggelam, Begini Nasib 60 Prajuritnya

Letkol Kristomei Sianturi menerangkan, dua kapal milik Kodam Jaya, yakni KMC AD 04 15 dan KMC AD 16 05, berlayar dari dermaga di Tanjung Priok.

Kapal TNI Dihantam Ombak dan Tenggelam, Begini Nasib 60 Prajuritnya
Istimewa
Kapal tenggelam 

Pasalnya, menurut Meutya, kecelakaan yang melibatkan alat utama sistem pertahanan (alutsista) milik TNI bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya, tank M-113 TNI tenggelam di Sungai Bogowonto, Purworejo, sehingga membawa korban dua orang tewas.

Meutya berharap kecelakaan tersebut tidak terus terulang. "Jangan hal ini terlampau sering dilihat oleh publik dan menjadi biasa sehingga kepercayaan kepada institusi TNI dan sistem pertahanan kita menjadi kurang," katanya.

Meutya mengatakan kejadian tenggelamnya KMC milik Kodam bisa saja menjadi awal untuk segera mengevaluasi alutsista milik TNI. Mulai dari masalah kemampuan hingga keamanannya.

"Ini saat yang tepat untuk melakukan evaluasi, misalnya berapa kapal yang kita punya, berapa tank yang kita punya sekaligus apakah layak dan aman dipakai. Ini saatnya evaluasi total perlengkapan atau alutsista yang ada," katanya. (tribunnetwork/rin/fik)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved