Kabar Palangkaraya

Pasang Baliho, Wahyuni Tersetrum, Begini Kondisinya di Rumah Sakit

Saat dia terjatuh dari atas baliho yang cukup tinggi, adiknya, langsung teriak monta tolong dan bersama warga berusaha mengevakuasi

Pasang Baliho, Wahyuni Tersetrum, Begini Kondisinya di Rumah Sakit
Tribun Kalteng/Fathurahman
Korban Hairi Wahyuni, saat di rawat di RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -  Suasana di sekitar Kantor Bank Mandiri Jalan Ahmad Yani, Palangkaraya, Kalteng, Sabtu (10/3/2018) tiba-tiba geger, setelah ada seorang warga yang memasang baliho tiba-tiba terjatuh dari ketinggian sekitar tujuh meter.

Lelaki yang belakangan diketahui bernama Hairi Wahyuni (34) anggota barisan pemadam kebakaran (BPK) Laskar Kahayan ini, ternyata terjatuh setelah tubuhnya tersengat listrik saat berusaha memasang baliho di tempat kejadian perkara.

Untung saja dia masih bisa diselamatkan oleh warga dan saudaranya sesaat setelah terjatuh dari ketinggian tersebut, sehingga sampai Minggu (11/3/2018) Hairi masih dirawat di ruang rawat inap di rumah sakit dr Doris Sylvanus Palangkaraya.

Baca: Siapakah Mr. H? Begini Klarifikasi Adik Syahrini

Hairi yang saat ini masih tinggal di jalan Kalimantan Gang Mandau Kota Palangkaraya, tampak mulai membaik setelah sehari mendapat perhatian dari pihak medis RS Doris Sylvanus Palangkaraya, meski sekujur tubuhnya mengalami luka bakar setelah tersengat listrik.

Ibu korban bernama Bintang, mengatakan, kejadian yang menimpa anaknya tersebut , Sabtu (10/3/3018) sekitar Pukul 12.43 WIB yang saat itu, korban memasang baliho bersama adik laki-lakinya di depan Kantor Bank Mandiri jalan Ahmad Yani.

Baca: Kerja di Dubai, Saat Pulang Kaget Istri Hamil 4 Minggu, Ternyata Pelakunya Suami Tetangga!

"Dia mengalami kecelakan saat kerja memasang baliho di depan Bank Mandiri Jalan Ahmad Yani saat itu dia bersama adiknya, dia tersetrum kabel induk PLN dan dia terjatuh dari ketinggian sekitar tujuh meter. 

Saat dia terjatuh dari atas baliho yang cukup tinggi, adiknya, langsung teriak monta tolong dan bersama warga berusaha mengevakuasi korban ke RSUD dr Doris Silvanus untuk diberikan pertolongan.

" Saya bersyukur, nyawa anak saya masih bisa diselamatkan, meski tubuhnya bayak terdapat luka bakar parah pada kaki dan dada.Setelah di rontgen, ternyata dia juga mengalami patah tulang punggung,"ujarnya yang hingga saat ini masih merawat anaknya di ruangan Dahlia Kamar D12. (TRIBUNKALTENG.COM/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help