Ensiklopedia

8 Maret, Selamat Hari Perempuan Internasional, Begini Sejarahnya

Hari Perempuan Internasional merupakan perayaan pada pencapaian wanita secara global dan seruan untuk kesetaraan gender.

8 Maret, Selamat Hari Perempuan Internasional, Begini Sejarahnya
Fairfax Media/Getty Images
Aksi turun ke jalan dalam Hari Perempuan Internasional 

TRIBUNKALTENG.COM - Setiap tanggal 8 Maret, dunia merayakan Hari Perempuan Internasional.

Dirayakan sejak 100 tahun lalu untuk mencapai keseteraan gender, hingga saat ini tujuan itu belum sepenuhnya tercapai.

Baca: Tekuk PSG, Real Madrid Raup Rp 111 Miliar, Ternyata Segini Hadiah Juara Liga Champions

Berikut adalah tiga hal yang perlu Anda ketahui tentang sejarah hari ini dan tema yang diangkat pada tahun ini #pressforprogess.

Hari Perempuan Internasional merupakan perayaan pada pencapaian wanita secara global dan seruan untuk kesetaraan gender.

Perayaan ini dimulai sekitar tahun 1909 sebagai Hari Perempuan Nasional di Amerika Serikat oleh partai sosialis untuk menghormati pemogokan para pekerja garmen di tahun 1909 di New York.

Pada waktu itu para buruh wanita memprotes kondisi kerja mereka.

Baca: Dianggap Tak Penuhi Janji, Wali Kota Ini Dipasung Warganya saat Resmikan Jembatan

Pada tahun 1910, pendukung sosialis bertemu di Copenhagen dan menetapkan Hari Perempuan untuk menghormati gerakan hak-hak perempuan dan mendorong dukungan agar para kaum hawa juga bisa ikut pemilu.

Kelanjutan dari pertemuan itu, yang diikuti oleh wanita dari berbagai negara, Hari Perempuan Internasional diperingati pertama kali pada 19 Maret di Austria, Denmark, Jerman, dan Swiss, di tahun 1911.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved