Kalteng Kita

Rumah Warga Pondok Damar Dirusak Satpam PT MS Kotim, Ini Kata Gubernur Sugianto

Gubernur Kalteng pun langsung meminta aparat keamanan menyelidiki dan menuntaskan kasus tersebut, karena jika dibiarkan kasusnya bisa meluas.

Rumah Warga Pondok Damar Dirusak Satpam PT MS Kotim, Ini Kata Gubernur Sugianto
tribunkalteng.com/faturahman
Guberur Kalteng, H Sugianto Sabran saat memberikan keterangan pers terkait kasus pengrusakan rumah warga di Kotim. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Beredarnya video terkait aksi perusakan rumah warga di Desa Pondok Damar, Kotim, Kalimantan Tengah, sepekan yang lalu jadi perhatian Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran.

Gubernur Kalteng, di sela-sela melakukan rapat membahas persiapan Pilkada yang mengumpulkan Forum Koordinsi Pimpinan Daerah, Kalteng, Senin (5/3/2018) petang.

Kasus perusakan rumah warga di Desa Pondok Damar menjadi perbincangan  warga, karena melibatkan warga lokal dan petugas keamanan (satpam) Perusahaan Besar Swasta (PBS) Perkebunan Kelapa Sawit PT Mustika Sembuluh (PT MS).

Baca: Manchester United Inginkan Gareth Bale dari Cuci Gudang 10 Pemain Real Madrid

Informasi terhimpun dari, Gahara,salah satu warga Kotim, Selasa (6/3/2018) kasus tersebut berawal tindakan Satpam PT MS yang mencari pencuri tandan buah segar sawit di kampung sekitar PBS tersebut.

Namun, para satpam yang jumlahnya sekitar sepuluh orang tersebut, tampak arogan saat mencari pencuri tersebut, sehingga membuat warga marah, dan terjadilah perusakan kaca mobil keamanan perusahaan dan pengrusakan salah satu rumah warga.

"Bukan hanya itu, satpam juga berusaha merusak situs sapundu dan topeng dari kayu untuk upacara adat milik warga, seingga kericuhan makin menjadi, namun satpam tidak bisa membuktikan pelaku pencurian yang dicari," ujarnya.

Baca: Derby della Madonnina Ditunda, AC Milan dan Inter Milan Pun Sedikit Lega

Sementara itu, Gubernur Kalteng pun langsung meminta aparat keamanan menyelidiki dan menuntaskan kasus tersebut, karena jika dibiarkan kasusnya bisa meluas.

"Masalah ini harus tuntas , saya tidak ingin ini meluas," ujar Sugianto Sabran.

Halaman
12
Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help