Pilkada Serentak

Terbuka Peluang Mawardi-Muhajirin Mendaftar Lagi, Ketua KPU Kapuas Akui Kesalahan

Untuk pencabutan nomor urut Paslon Ben - Nafiah dibatalkan. Sedangkan Paslon Mawardi-Muhajirin juga bisa kembali mendaftar.

Terbuka Peluang Mawardi-Muhajirin Mendaftar Lagi, Ketua KPU Kapuas Akui Kesalahan
Tribun Kalteng/Jumadi
Ketua KPU Kabupaten Kapuas, Bardiansyah (kiri) pada saat jumpa pers dengan wartawan, Jumat (16/2/2018) sore. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Karena diduga menyalahi tekhnis dalam pelaksanaan rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kapuas di hari kedua, yakni pencabutan nomor urut, Selasa (13/2/2018).

Seharusnya KPU mengagendakan perpanjangan pendaftaran. Sebab Paslon Mawardi - H Muhajirin atau 2M yang digugurkan dengan alasan yang tidak bisa diungkapkan oleh Ketua KPU Kabupaten Kapuas di dalam pelaksanaan rapat pleno terbuka.

Paslon 2M melawan dan mereka berjuang bagaimana Paslon mereka bisa berjuang dan ikut Pilkada Kapuas.

Hingga Paslon 2M melakukan eksen sesuai dengan aturan yakni dengan melayangkan surat gugatan ke Panwaslih Kabupaten Kapuas serta meminta berkas penvalonan ke KPU Kapuas.

Baca: Arkeolog Ungkap Alasan Mumi Firaun Dalam Keadaan Wajah Seakan Menjerit

Ketua KPU Kabupaten Kapuas Bardiansyah yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat (16/2/2018) mengatakan, sesuai dengan ketentuan yang ada dan berdasarkan konsultasi dengan KPU pusat serta KPU Provinsi Kalteng.

KPU Kabupaten Kapuas akan melaksanakan perpanjangan pendaftaran selama tiga hari mulai tanggal 19 sampai dengan tanggal 21 Pebruari.

Kemudian sebelumnya melaksanakan sosialisasi selama tiga hari, yakni mulai tanggal 16 sampai dengan 18 Pebruari 2018. Sabtu dan minggu.

Baca: Banyak Izin Tambang di DAS Barito, Begini Langkah Gubernur Kalteng

Namun mereka yang sudah mendaftar, seperti Paslon Ben - Nafiah yang sudah melakukan pencabutan nomor urut tetap bisa mendaftar kembali.

Untuk pencabutan nomor urut Paslon Ben - Nafiah dibatalkan. Sedangkan Paslon Mawardi-Muhajirin juga bisa kembali mendaftar.

Ditanya mengapa setelah penetapan dilakukan pencabutan nomor urut. Seharusnya agendanya pembukaan pendaftaran. Dalam hal ini, Bardiansyah mengakui kesalahannya.

"Saya aku pada agenda penetapan dilanjutkan dengan pembukaan pendaftaran," terang Barsiansyah. (TRIBUNKALTENG.COM/jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved