Bisnis dan Ekonomi

Tak Berharga, Uang Kertas di Negara Ini Malah Laku Jika Dijadikan Kerajinan Tangan

Namun beberapa pedagang kreatif justru memanfaatkan lembar-lembar uang kertas tersebut sebagai bahan membuat karya seni.

Tak Berharga, Uang Kertas di Negara Ini Malah Laku Jika Dijadikan Kerajinan Tangan
Federico Parra / AFP
Kreasi tas yang terbuat dari uang kertas bolivar yang dijual Wilmer Rojas (25). Nilai mata uang yang sangat rendah membuatnya berkreasi untuk membuat uang kertas lebih berharga. 

TRIBUNKALTENG.COM - Krisis ekonomi yang melanda Venezuela semakin parah dengan inflasi mencapai 13.000 persen.

Kondisi itu membuat mata uang negara itu, Bolivar menjadi bernilai sangat rendah, bahkan tidak berharga.

Uang kertas Venezuela bahkan tak jarang ditemukan berserakan di jalanan.

Namun beberapa pedagang kreatif justru memanfaatkan lembar-lembar uang kertas tersebut sebagai bahan membuat karya seni.

Baca: Penghuni Rumah Singgah Rutin Diminumi Obat, Lalu Ini yang Terjadi

Wilmer Rojas (25), seorang pedagang benda kerajinan memutuskan memanfaatkan uang kertas bolivar itu untuk membuat tas, dompet, atau keranjang.

Menurutnya, uang kertas yang telah dibentuk menjadi benda kerajinan dapat berharga lebih daripada saat masih berupa lembaran uang.

Dilansir Daily Mail, kurs mata uang bolivar Venezuela termasuk yang paling rendah di Amerika Latin. Satu bolivar Venezuela hanya bernilai 0,00004 dolar AS atau Rp 0,55.

c
Wilmer Rojas (25) menunjukkan kreasi tas yang terbuat dari uang kertas bolivar yang dijualnya. Nilai mata uang yang sangat rendah membuatnya berkreasi untuk membuat uang kertas lebih berharga. (Federico Parra / AFP)

"Dengan dua, lima bahkan 10 bolivar tidak bisa untuk membeli sebuah permen. Orang-orang bahkan membuang uang kertas itu karena sudah tidak bisa dipakai untuk membeli apapun. Tidak ada lagi yang mau menerimanya," kata Rojas.

Namun dengan dijadikan kerajinan, Rojas dapat menjualnya dengan harga yang lebih pantas.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help