TribunKalteng/

Siswi SMA Ketahuan Hamil, Ternyata Pelakunya Guru yang Hampir Pensiun Ini

saat diperiksa di dokter ternyata korban sedang dalam kondisi hamil dan Ibu korban menanyakan kepada korban siapa pelakunya.

Siswi SMA Ketahuan Hamil, Ternyata Pelakunya Guru yang Hampir Pensiun Ini
World of Buzz 
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, LAHAT - Kecewa dan sakit hati tak terhingga itulah tampaknya yang dirasakan Ibu RM, (15) Siswi kelas 1 di salah satu SMA Negeri di Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat. Anak gadis yang ia harapkan kelak bisa mencapai cita cita, tiba tiba sudah hamil.

Sakitnya lagi,  anak perempuanya tersebut hamil  oleh oknum guru yang seharusnya mendidiknya.

Tak terima atas hal tersebut, Ibu RM melaporkan KH (56) oknum guru yang mengajar di salah satu SMP Negeri di Kecamatan Pulau Pinang, Lahat.

Terbongkarnya kejadian memilukan bagi Ibu RM ini bermula ketika ia curiga kepada korban mengapa sudah lama tidak datang bulan (haid).

Baca: Fachri Albar Digerebek Polisi Saat Baru Bangun Tidur, Ada Istri dan 2 Anaknya yang Masih Kecil

Untuk memastikan, lantas ia membawa RM untuk diperiksa di dokter, saat diperiksa di dokter ternyata korban sedang dalam kondisi hamil dan Ibu korban menanyakan kepada korban siapa pelakunya.

Kemudian korban bercerita kepada sang ibu bahwa dirinya telah disetubuhi oleh tersangka yang tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil.

"Kecewa nian dengan kondisi anak seperti ini dan lebih menakutkan dilakukan oleh oknum gurunya yang seharusnya memberikan pendidikan yang baik, "sesalnya, Rabu (14/2).

Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi, SIK melalui Kasatreskrim Polres Lahat, AKP Ginanjar, SIK membenarkan kejadian tersebut dan tersangka melanggar pasal 81 ayat (2) (3) UU RI. No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Baca: Bupati Subang Terjaring OTT KPK, Saya Kan Baru Enam Bulan Menjabat

Diterangkan Ginanjar, terjadinya persetubuhan sudah dilakukan tersangka yang merupakan warga Perumnas Selawi, Desa Selawi, Lahat kepada RM sebanyak tiga kali.

Terakhir, dilakukan tersangka, Rabu (10/2) sekira pukul 10.30 wib bertempat di salah satu losmen di Kota Lahat.

"Ya ternyata sudah dilakukan tersangka sebanyak tiga kali hingga menyebabkan korban hamil, "ujarnya.

Atas laporan ibu korban, tersangka kemudian ditangkap sepulang dari mengajar di Desa Muara Siban, Kecamatan Pulau Pinang, Lahat.

"Barang bukti satu lembar seragam sekolah warna putih, satu lembar celana panjang warna hitam berlist biru,"terangnya.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help