Kalteng Kita

Sudah Dinyatakan Bebas, Eks Lokalisasi Kalimati Kembali Ramai, Ini Langkah Dinas Sosial Kalteng

Maraknya bisnis prostitusi pada sejumlah daerah di Kalteng, selama ini menjadi masalah sosial yang sulit untuk dikendalikan.

Sudah Dinyatakan Bebas, Eks Lokalisasi Kalimati Kembali Ramai, Ini Langkah Dinas Sosial Kalteng
tribunnews.com
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Tindakan penutupan eks lokalisasi yang kembali beroperasi akan dilakukan Dinas Sosial Kalteng. Ini menyusul dengan kembali beroperasinya tiga tempat yang diindikasi menjadi sarang bisnis 'lendir'.

Tiga eks lokalisasi itu adalah Lembah Durian atau Kompleks Merong di Kabupaten Barito Utara, Dukuh Mola dan Sungai Pakit atau Kompleks Kalimati di Kabupaten Kotawaringin Barat.

"Kompleks lokalisasi ini ditarget tutup pada 2018 ini. Usulannya sudah kami ajukan kepada Kementerian Sosial," ujar Kepala Dinas Sosial Kalteng Suhaemi kepada Tribunkalteng.com.

Baca: Tak Lagi Naik sejak 2016, Ini Kejutan Soal Gaji PNS pada 2018

Maraknya bisnis prostitusi pada sejumlah daerah di Kalteng, selama ini menjadi masalah sosial yang sulit untuk dikendalikan. Ini diindikasi dari terjadinya penyebaran praktik di beberapa daerah.

Sejak ditutup beberapa tahun lalu, Kompleks Merong sendiri saat ini ditengarai masih menjadi tempat 151 PSK.

Pun dengan eks lokalisasi Kalimati di Sungai Pakit dan Dukuh Mola Kabupaten Kotawaringin Barat, kini diperhitungkan masih terdapat 177 PSK.

Baca: Kompleks Merong di Muarateweh Dirazia, 5 Pengunjung Diamankan

"Pada 2014, Kotawaringin Barat telah menyatakan diri sebagai kabupaten bebas lokalisasi. Tapi ketika terjadi penutupan lokalisasi di Sukamara dan Lamandau yang menjadi daerah tetangganya pada 2015, Dukuh Mola dan Sungai Pakit justru menjadi tempat pelarian," timpal Suhaemi.

Mengingat persoalan lokalisasi telah menjadi masalah sosial, Suhaemi berharap para Bupati/Wali Kota secara kontinyu melakukan penindakan. Ini juga termasuk mendukung program penutupan kembali eks lokalisasi yang akan dilaksanakan. (TRIBUNKALTENG.COM/mustain khaitami)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help