Kasihan! Ratusan Miliar Uang Ribuan Calon Jamaah Umroh Abu Tours Tak Jelas

Kepastian kapan berangkat tidak juga diperoleh, apalagi penggantian ongkos umroh yang sudah dibayarkan.

Kasihan! Ratusan Miliar Uang Ribuan Calon Jamaah Umroh Abu Tours Tak Jelas
TRIBUNSUMSEL/M.A.FAJRI
DISEGEL - Calon jemaah umroh menunggu kepastian didepan kantor Abu Tour and Travel yang disegel di Jalan Inspektur Marzuki Palembang, Jumat (9/2/2018). Penyegelan ini terkait permasalahan keberangkatan calon jemaah umroh yang ditelantarkan oleh pihak travel. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALEMBANG - Nasib 7000-an jemaah umroh asal Sumsel semakin tidak jelas juntrungannya.

Kepastian kapan berangkat tidak juga diperoleh, apalagi penggantian ongkos umroh yang sudah dibayarkan. Kabar terbaru Kepala Cabang Abu Tour Palembang, Ridwan, sudah melarikan diri.

Jika dihitung rata-rata membayar ongkos umroh Rp 17 juta per orang, itu berarti terdapat sebesar Rp 119 miliar dana milik 7000-an jemaah umroh Sumsel.

Rumah Ridwan di kawasan Gasing Banyuasin ditinggalkan dalam kondisi kosong. Seluruh barang diangkut pergi.

Baca: Waspada, Jangan Mudah Tergiur Umroh Bertarif Murah

"Tadi ada infonya seperti itu, rumahnya di Gasing Banyuasin sana, ternyata setelah dicek sudah tidak ada lagi. Kami pun sekarang bingung bagaimana nasib uang kami," jelas Yuni, seorang calon jamaah, Senin (12/2).

Namun Yuni masih menahan apakah akan melaporkan ke kepolisian atau tidak. Karena ia masih berharap untuk bisa berangkat.

"Ya kalau tidak pergi saya harap uang saya sebanyak Rp 40 juta kembali, uang itu saya kumpulkan jerih payah hasil keringat, kok bisa dilarikan seperti itu," ujarnya.

Pantauan Tribun, kantor operasional Abu Tour cabang Palembang yang berada di Pakjo sejak Kamis malam hingga Senin masih terkunci.

Meski ruko dalam keadaan tertutup, sejumlah calon jamaah yang merasa seharusnya sudah diberangkatkan terus mencari informasi.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help