TribunKalteng/

Banyak Pasangan Bosan dengan Hari Valentine, Riset Ini Membuktikannya!

sebesar 60 persen orang Indonesia merencanakan makan malam romantis bersama pasangan, 25 persen sudah berencana membeli coklat dan bunga,

Banyak Pasangan Bosan dengan Hari Valentine, Riset Ini Membuktikannya!
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Ilustrasi - Puluhan pelajar Pelaihari, Tanahlaut turun ke jalan menolak peringatan Valentine Day, Kamis (13/2/2014) 

TRIBUNKALTENG.COM - Bagi mereka yang dimabuk cinta, momen hari kasih sayang alias Valentine pasti sangat dinanti untuk dirayakan bersama pujaan hati. Walau begitu, ternyata tak sedikit pasangan yang mengaku bosan dengan ritual yang biasa terjadi di hari Valentine.

Riset yang dilakukan oleh sebuah situs potongan harga Groupon Amerika terhadap 2000 orang yang memiliki hubungan menemukan, 80 persen pasangan masih akan merayakan Hari Valentine tahun ini.

Namun, sebagian besar yang masih akan merayakan tersebut berkata bahwa mereka merayakan Valentine dengan cara yang sama setiap tahunnya.

Baca: Perda Pemisahan Badan Keuangan dan Badan Pendapatan Disetujui, Ini yang Segera Dilakukan

Hampir setengah dari responden mengatakan bahwa mereka dapat memprediksi hadiah apa yang akan diberikan oleh pasangannya di hari Valentine. Iniah mengapa sebesar 26 persen mengaku mulai jemu dengan perayaan Valentine ini.

Nah, bagi kelompok yang menjawab menantikan hari kasih sayang, mereka berpendapat bahwa meluangkan waktu khusus untuk berbicara dengan pasangan setelah makan malam adalah kunci perayaan Valentine yang sempurna.

Selain itu, ketimbang sebuah benda, mereka lebih suka menerima sebuah pengalaman sebagai hadiah. Misalnya saja menonton konser, melihat pertunjukan seni, mengikuti kelas memasak, dan kegiatan bersama pasangan lainnya.

Baca: Tak Disangka! Usai Debat Panas Mahasiswa di Mata Najwa, Ini yang Terjadi di Belakang Panggung

"Dan dengan sisa uang yang masih ada, kalian bisa memberinya bunga," kata juru bicara Groupon, aktris Tiffany Haddish.

Hasil survei tersebut juga menunjukkan bahwa pria seharusnya lebih antusias merayakan Velentine. Lebih dari sepertiga wanita mengatakan bahwa mereka tidak pernah mendapat kejutan dari pasangannya pada hari kasih sayang tersebut.

Para pria dianggap kurang berinisiatif menyenangkan pasangannya di hari kasih sayang. Padahal, momen valentin bisa dimanfaatkan untuk lebih mendekatkan diri dengan pasangan, terutama jika keduanya sama-sama sibuk.

Di Indonesia sendiri perayaan Valentine ini masih menjadi antusiasme tersendiri. Berdasarkan laporan CNN Indonesia di tahun 2016, sebesar 60 persen orang Indonesia merencanakan makan malam romantis bersama pasangan, 25 persen sudah berencana membeli coklat dan bunga, serta sisanya memilih untuk jalan-jalan ke luar kota saat Hari Valentine tiba.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help