Kabar Kampus

Membanggakan! Mahasiswa Indonesia Ini Raih Cum Laude di IARS Arab League Mesir

Mukhlis resmi menyandang gelar master, setelah melewati sidang selama dua jam setengah di aula kuliah umum IARS, Kairo, Mesir,

Membanggakan! Mahasiswa Indonesia Ini Raih Cum Laude di IARS Arab League Mesir
Istimewa
Mukhlis Nurdin, putra Awe Geutah, Bireuen, berhasil meraih predikat cumlaude pada Faklutas Tarbiyah, Jurusan Kurikulum dan Metodologi Pengajaran Bahasa Arab, di Institute of Arab Research and Studies (IARS), Arab League, Mesir. 

TRIBUNKALTENG.COM, BANDA ACEH -Mukhlis Nurdin, seorang putra Indonesia asal Awe Geutah, Bireuen, berhasil meraih predikat cumlaude pada Fakultas Tarbiyah, Jurusan Kurikulum dan Metodologi Pengajaran Bahasa Arab, di Institute of Arab Research and Studies (IARS), Arab League, Mesir.

Predikat tersebut ia peroleh setelah berhasil mempertahankan tesisnya dengan judul "Efektivitas Strategi Cooperative Learning dalam Peningkatan Pemahaman Teks Bahasa Arab".

Baca: Bukan Kartu Kuning, Amien Rais Malah Kasih Ini Buat Presiden Jokowi

Mukhlis resmi menyandang gelar master, setelah melewati sidang selama dua jam setengah di aula kuliah umum IARS, Kairo, Mesir, Sabtu (3/1/2018).

Sidang munaqasyah itu dipimpin langsung oleh Guru Besar Ain Syams Prof Dr Mustafa Ruslan Shalabi, selaku pembimbing.

Sidang juga dihadiri Prof Dr Hazim Muhammad Rashid, Guru Besar Kurikulum dan Metolodologi Pengajaran Bahasa Arab Universitas Ain Syam dan Prof Dr Muhammad Mahmud Musa, Guru Besar Kurikulum dan Metodologi Pengajaran Bahasa Arab, Universitas Bani Suef sebagai anggota sidang.

Baca: Gara-gara Mandi dan Gosok Gigi Cuma Setahun Sekali, Perempuan Ini Dicerai Suaminya

Prof Dr Mustafa Ruslan Shalabi mengapresiasi Mukhlis yang dengan sempurna menyajikan karya ilmiahnya tersebut.

Ia juga tersanjung dan senang, karena Mukhlis mengaku telah menjadikan Bahasa Arab sebagai bahasa keduanya.

"Saya berharap ketika kembali ke Indonesia, ia akan mengajarkan bahasa Alquran ini kepada masyarakat Indonesia, sehingga semakin banyak yang mencintai bahasa ini seperti saya dan dia," puji Prof Dr Mustafa Ruslan saat sidang berlangsung.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help