Kabar Kalsel

Leher Digorok, Sepeda Motor dan Dompet Hilang, Pemuda Asal Kandangan Ditemukan Tewas

Tubuh pria berjaket dan bercelana jeans tersebut sudah kaku. Lehernya juga luka. Warga pun melaporkannya ke Polsek Batulicin.

Leher Digorok, Sepeda Motor dan Dompet Hilang, Pemuda Asal Kandangan Ditemukan Tewas
Harian Metro Banjar edisi Rabu (7/2/2018) Halaman 1 

TRIBUNKALTENG.COM, BATULICIN - Sesosok mayat ditemukan tergeletak di tepi Jalan Lingkar 30 Kecamatan Batulicin Kabupaten Tanahbumbu, Selasa (6/2/18) sekitar pukul 09.00 Wita.

Tubuh pria berjaket dan bercelana jeans tersebut sudah kaku. Lehernya juga luka. Warga pun melaporkannya ke Polsek Batulicin.

Mengetahui hal itu, polisi segera meluncur ke lokasi. Setelah melakukan penyelidikan di lokasi, mayat dievakuasi ke Rumah Sakit dr H Andi Abdurrahman Noor, sekitar pukul 11.00 Wita.

Melihat lukanya, diduga korban merupakan korban pembunuhan. Korban juga diduga dibuang dari kendaraan karena tak ada tanda-tanda perkelahian di sekitarnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan. Polisi sempat kesulitan karena tak ada identitas di tubuhnya. Tak ada dompet di sakunya.

Baca: Disampaikan dari Liang Kubur, Pesan Anggota Polisi Ini Bikin Merinding!

Namun setelah dilacak beberapa saat, korban diketahui bernama Hadi Kusuma (30) warga Mekar Sari Kecamatan Simpangempat Tanahbumbu. Pihak keluarga juga sudah diberitahu mengenai apa yang menimpa Hadi. Mereka pun berdatangan ke rumah sakit.

Said Ismail, salah seorang kerabat, mengatakan Hadi yang berasal dari Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan sudah tidak ada kabarnya sejak beberapa hari lalu.

"Kabarnya sudah dua hari tak pulang. Dia selama ini bekerja di bansaw Kilometer 12. Ternyata tadi pagi ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dengan luka tusuk di leher, " kata Said.

Kapolsek Batulicin ipda Beno Widianto didampingi Kanit Reskrim Bripka Sahidin mengatakan saat ini pihaknya melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Namun melihat dari luka di tubuh Hadi, dia diduga korban pembunuhan. Luka di leher seperti usai digorok.

"Kami masih dalami dulu sehingga belum tahu motifnya. Tapi korban kehilangan sepeda motor," katanya.

Korban sempat mau diotopsi namun pihak keluarga menolaknya. Selanjutnya jenazah dibawa pulang untuk dikubur. "Sekitar 16.00 wita, korban sudah dibawa ke rumah duka untuk makamkan," katanya. (*)

Baca lebih lengkap di Harian Metro Banjar Edisi Rabu (7/2/2018)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help