Liga Prancis

Jadi Pemain Termahal Dunia, Neymar Diminta Belajar Etika Dalam Berlaga

Setelah dikartu kuning, Neymar berlagak hendak membantu Traore yang tersungkur agar dapat berdiri.

Jadi Pemain Termahal Dunia, Neymar Diminta Belajar Etika Dalam Berlaga
AFP/Boris Horvat
Neymar mendapat kartu merah pada pertandingan antara Marseille dan PSG di Stade Velodrome, Minggu (22/10/2017).(AFP/Boris Horvat) 

TRIBUNKALTENG.COM, PARIS - Neymar, dinilai masih harus belajar sopan santun berdasarkan sikapnya pada semifinal Piala Liga Perancis kontra Rennes, Selasa (30/1/2018) malam.

Neymar membantu PSG menaklukkan Rennes dengan skor 3-2. Pada menit-menit akhir, pemain asal Brasil itu mendapat kartu kuning karena melanggar Hamari Traore.

Setelah dikartu kuning, Neymar berlagak hendak membantu Traore yang tersungkur agar dapat berdiri.

Namun, ketika uluran tangan Neymar akan disambut, eks pemain Barcelona itu tiba-tiba menarik tangannya dan mengurungkan uluran tersebut.

Baca: Catat! Sore Ini Enam Perwakilan Indonesia Berlaga di Perempat Final India Open 2018

Neymar berkilah bahwa yang ia lakukan itu adalah bentuk candaan. Namun, oleh bek AS Monaco, Andrea Raggi, hal itu dimaknai sebagai sebuah penghinaan.

Raggi bahkan meminta Neymar untuk belajar menghargai lawan.

"Saya melihat gestur yang dibuat Neymar. Saya rasa seorang pemain bintang seperti Neymar harus memiliki sopan santun kepada pemain lain," tutur Raggi seperti dilansir BolaSport.com dari AS.

"Bagi saya, gestur tersebut adalah penghinaan," ucap dia menambahkan.

Baca: Ingin Langsing dan Kesehatan Jantung Terjaga? Cobalah Lebih Rajin Mencium Pasangan

Pada pertandingan kontra Rennes itu Neymar juga terlihat beberapa kali menunjukkan aksi-aksi individualnya di lapangan.

Salah satu aksinya adalah mengontrol bola umpan lambung dengan punggung.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help