Pilkada Serentak

Ribut Pengakuan Mahar Politik John Krisli-Maryono, Begini Penjelasan Polda Kalteng

Adanya dugaan politik uang atau mahar politik dalam proses mencari dukungan parpol mendapat tanggapan Polda Kalteng.

Ribut Pengakuan Mahar Politik John Krisli-Maryono, Begini Penjelasan Polda Kalteng
net
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Adanya dugaan politik uang atau mahar politik dalam proses mencari dukungan parpol mendapat tanggapan Polda Kalteng.

Adanya pengakuan Pasangan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangkaraya, John Krisli-H Maryono (Joyo) dalam proses melamar untuk meminta dukungan parpol ada permintaan mahar untuk menyewa perahu hingga, Sabtu (27/1/2018) masih ramai dibicarakan.

Bahkan, pasangan tersebut sudah dipanggil panwaslu setempat untuk meminta klarifikasi terkait dugaan adanya politik uang dalam membeli perahu partai tersebut namun belum ada bukti kuat yang mengarah terkait dugaan tersebut.

Baca: Nabi Palsu Ini Izinkan Zina dan Berkhotbah Sambil Ngebir

Keduanya juga tidak secara resmi melaporkan hal tersebut kepada penyidik kepolisian setempat sehingga , kasusnya hanya menjadi konsumsi publik melalui pemberitaan media saja.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kalteng, Kombes Pol Ignatius Agung Prasetyoko, mengatakan, pihaknya bekerja sesuai ketentua yang telah diatur.

Terkait adanya dugaan mahar politik dalam Pilkada pihaknya belum bisa bergerak dalam memprosesnya, karena pasangan yang mengaku memberikan mahar namun oleh partai kemudian tidak dipilih belum ditetapkan sebagai calon kepala daerah oleh KPU.

"Mereka itu baru bakal calon dan belum ditetapkan KPU sebagai calon sehingga sesua ketentuan aturan main dalam pemilu, polisi tidak bisa memproses kasusnya, kami belum bisa masuk," ujarnya.

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help