Kalteng Kita

Cak Imin Wakil Presiden Bergema di Pelantikan DPW PKB Kalteng

Muhaimin Iskandar saat memberikan sambutan di acara pelantikan, menyatakan apresiasinya atas

Cak Imin Wakil Presiden Bergema di Pelantikan DPW PKB Kalteng
tribunkalteng.com/khaitami
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar pada saat mengambil sumpah pengurus DPW PKB Kalteng dan DPC kabupaten/kota, Sabtu (27/1/2018). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Suasana pelantikan pengurus DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalteng, Sabtu (27/1/2018), membuncah dengan yel-yel para kader.

Betapa tidak. Kehadiran Ketua Umumnya, Muhaimin Iskandar, seakan menjadi penyemangat atas dukungan kader memajukannya sebagai wakil presiden.

Ya, nama Cak Imin -- begitu biasa Muhaimin Iskandar akrab disapa, digelorakan dalam kesempatan itu sebagai wakil presiden.

"Siapa pemimpin kita?" 

"Cak Imin, Cak Imin, Cak Imin!" seru mereka penuh semangat.

Baca: 4 Fakta Seputar Pernikahan Vicky Prasetyo dan Angel Lelga, Habiskan Rp 5 Miliar!

Baca: Muncul 31 Januari, Fenomena Langka Ini yang Akan Terlihat di Langit Nusantara

Muhaimin Iskandar saat memberikan sambutan di acara pelantikan, menyatakan apresiasinya atas kepengurusan DPW PKB Kalteng yang baru dilantik.

"Saya instruksikan kepada seluruh jajaran untuk membantu perjuangan Habib Said Ismail membesarkan PKB," kata Cak Imin.

Selain itu, Habib dalam kapasitas sebagai wakil gubernur juga ditekankan tetap membantu tugas Gubernur Sugianto Sabran dalam memajukan Kalteng.

Muhaimin menegaskan, PKB didirikan bukan untuk orang per orang atau investor, tapi untuk semua demi mencapai negeri makmur dan sejahtera. Baldatun thayyibatun warobbun ghofur.

"Kalau PKB kuat dan besar, tidak akan meraup keuntungan pribadi tapi untuk kemakmuran rakyat," kata Cak Imin.

Selain dari pengurus partai lain, pelantikan DPW dan DPC PKB juga dihadiri Gubernur Sugianto Sabran, Ketua DAD Kalteng Agustiar Sabran, serta undangan lainnya. (TRIBUNKALTENG.COM/mustain khaitami)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help