Kabar Kalsel

Pemuda Sungai Tabuk Mabuk Sambil Mengamuk, Tantang Petugas Berkelahi, Begini Akhirnya

Ulah Marwan ini menarik perhatian anggota Koramil dan Lantas Pos Kindai Limpuar Gambut.

Pemuda Sungai Tabuk Mabuk Sambil Mengamuk, Tantang Petugas Berkelahi, Begini Akhirnya
Express/Getty Images
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, MARTAPURA - Bukannya mengucapkan terima kasih, pemuda asal Sungai Tabuk, Marwan, ini malah mengamuk saat relawan gabungan mau menolongnya, Sabtu (20/1/2018) malam. Rupanya, korban kecelakaan tunggal ini dalam kondisi mabuk.

Kejadian tersebut berawal saat relawan gabungan menerima informasi adanya kecelakaan tunggal di kawasan Jalan A Yani Km 12 Kelurahan Gambut Barat Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar, Kalsel. Relawan gabungan langsung meluncur ke tempat kejadian.

Di tempat kejadian, relawan gabungan melihat korban, Marwan, dan kendaraannya dalam kondisi tergeletak di jalan. Relawan gabungan langsung memberikan pertolongan. Saat itulah Marwan mengamuk sembari mengeluarkan kata-kata kotor.

Baca: Penonton Tak Puas, Kejuaraan Dunia Tinju Berubah Jadi Ajang Baku Hantam Massal

Tak hanya itu, Marwan juga sempat beberapa kali melayangkan bogem mentah ke arah seorang anggota Damkar Banjar, H M Hazmi. Untungnya pukulan Marwan tersebut tak berhasil mengenai Hazmi.

"Ngomongnya sudah enggak jelas gitu. Selain berteriak-teriak, korban juga menantang kami berkelahi," kata Hazmi.

Ulah Marwan ini menarik perhatian anggota Koramil dan Lantas Pos Kindai Limpuar Gambut. Mereka kemudian turun tangan mengamankan Marwan. Saat mau diamankan, Marwan memberikan perlawanan. Pergumulan singkat pun terjadi di bahu jalan.

Baca: Tewas di Usia 20 Tahun, Penyebab Kematian Bintang Porno Olivia Nova Ternyata Akibat Ini

Setelah Marwan berhasil dikalahkan, petugas mengikat kedua tangan Marwan. Kemudian Marwan dibawa ke Mapolsek Gambut. Di Mapolsek Gambut, Marwan kembali mengamuk. Dia menantang petugas berkelahi.

Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete melalui Kapolsek Gambut, AKP Purnoto, mengatakan Marwan mengamuk lantaran dalam pengaruh minuman keras.

"Tapi tadi malam, orangtua Marwan dan aparat desa sudah kami panggil untuk menjemputnya. Marwan kami berikan pembinaan dan kemudian menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya lagi," ujarnya. (gha)

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help