Kabar Katingan

Ini Kronologi Pencari Ikan yang Hilang Diterkam Buaya di Sei Sebangau

Setelah selesai memasang jaring ikan, Yani dan Ari baru menyadari bahwa korban menghilang dan tidak jelas posisinya.

Ini Kronologi Pencari Ikan yang Hilang Diterkam Buaya di Sei Sebangau
Istimewa
Buaya putih raksasa diduga asal Sungai Mentaya , Sampit ini ditangkap warga di Sei Arut, Seruyan, Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, KATINGAN - Polsek Katingan Kuala menerima laporan kehilangan seorang warga setempat yang dikabarkan dimakan buaya saat memasang jaring untuk mencari ikan di Sei Sabangau Besar perbatasan Katingan dan Pulangpisau, masih dalam kawasan taman nasional sebangau.

Berdasarkan laporan yang diterima polisi, kejadian tersebut diceritakan dua orang saksi teman korban bernama Ari dan Yuni yang pada Sabtu (20/1/2018) juga bersama korban mencari ikan di Sei Sabangau tersebut.

Kejadian pada, Sabtu (20/1/2018) pukul 04.30 WIB. Saat itu korban bernama Aman dan dua temannya Yani dan Ari tengah memasang alat perangkap jaring udang dan ikan Jenis Hampang dengan cara masuk ke dalam air di anak sungai Kerokan Lumpur yang terletak di Sungai Sebangau Besar Kabupaten Pulang pisau.

Baca: Geger Penangkapan Tuyul Oleh Ibu Rumah Tangga yang Jadi Korbannya, Beginikah Bentuknya?

Korban Aman dan rekannya Yani dan Ari bersama-sama masuk ke dalam air memasang jaring ikan.  Setelah selesai memasang jaring ikan, Yani dan Ari baru menyadari bahwa korban menghilang dan tidak jelas posisinya.

Kemudian keduanya berusaha mencari korban di sekitaran anak sungai kerokan Lumpur namun tidak menemukan korban.

Keduanya lalu kembali ke Desa Sebangau Jaya Kecamatan Katingan Kuala untuk meminta bantuan masyarakat dan melakukan pencarian korban. Rekan korban dibantu masyarakat melakukan penyisiran di sekitaran Anak Sungai Kerokan Lumpur.

Di lokasi tesebut warga menemukan seekor buaya muara sedang berjemur di pinggir sambil memakan korban. Kedua rekan korban dan masyarakat yang melihat hal tersebut kaget.

Baca: Istrinya yang Mantan TKI Lahirkan Bayi Kembar Bule, Anda Bingung? Apalagi Suaminya!

"Kami mencari sebuah tongkat kayu untuk mengusir buaya muara tersebut dan berupaya melepaskan korban dari mulut buaya tersebut hingga akhirnya dilepas buaya. Namun korban saat itu sudah meninggal dunia,"ujar Ari.

Warga dan rekan korban selanjutnya membawa mayat korban ke Desa Sebangau Jaya Kecamatan Katingan Kuala untuk dimandikan dan dibersihkan serta dikebumikan pada hari itu juga oleh keluarga korban.

Menurut keterangan warga, saat ditemukan kondisi tubuh korban sudah tak utuh lagi. Aman sudah dalam keadaan meninggal dunia  dengan kondisi tangan kanan hilang, kaki kiri remuk dan perut dalam keadaan sobek akibat dicabik buaya.

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved