Kabar Kalimantan

Waduh, Gaji 16.279 PNS di Kutai Kartainegara Telat Dibayar Gegara Ini

Sedangkan alokasi dana untuk pembayaran gaji PNS se-Kukar mencapai sekitar Rp 60 miliar/bulan.

Waduh, Gaji 16.279 PNS di Kutai Kartainegara Telat Dibayar Gegara Ini
net
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, TENGGARONG - Sebanyak 16.279 PNS di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami telat pembayaran gaji mereka di Januari ini. Gaji mereka baru terbayarkan pada Senin (15/1/2018).

Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar, Marli mengatakan, gaji telat di Januari itu sudah biasa terjadi tiap tahun.

"Uang kita baru bisa dicairkan dan digunakan setelah DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) dan RKA (Rencana Kerja Anggaran) semuanya sudah resmi ditandatangani, baru kita boleh menggunakan uang sehingga ini yang menyebabkan gaji dan TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) itu masih diproses," kata Marli, Sabtu (20/1/2018).

Sedangkan gaji di bulan berikutnya dan TPP di Desember 2017 akan menunggu transfer dana dari pusat.

Baca: Puluhan Tas Koleksinya Disita KPK, Rita Widyasari Tertawa, Banyak Juga yang Palsu

Marli berpesan kepada Aparatur Sipil Negara agar mengerti dan bersabar terkait kondisi ini.

Sedangkan alokasi dana untuk pembayaran gaji PNS se-Kukar mencapai sekitar Rp 60 miliar/bulan.

"Uang kita ini tergantung kiriman dari pusat, nah kalau pusat tidak kirim, mau apa kita," ujarnya.

Sekda dan pihak DPRD Kukar sudah 2 kali ke Jakarta untuk konsultasi dan melobi sisa salur dari pusat.

Ia berharap transfer DBH triwulan keempat dari pusat yang mencapai Rp 500 miliar bisa percepat.

"Untuk 2018 ini, dana triwulan pertama terus kita kejar dan jemput bola supaya bisa dipercepat penyaluran transfer pusat ke daerah," kata Marli.

Baca: Beredar Daftar Sumbangan Makanan SOPD Kalteng, Ini Penjelasan Panitia Pernikahan Gubernur Sugianto

Ia mengaku 2 kali didemonstrasi pihak ketiga karena pekerjaan mereka di 2017 senilai Rp 9 miliar belum dibayar.

"Saya berupaya optimal untuk menyelesaikan utang pihak ketiga. Saya juga sudah bersurat ke Kemendagri untuk mempertanyakan transfer dana dan mohon petunjuk terkait utang pemkab ke pihak ketiga," ucapnya.

Ia memastikan jika transfer dana dari pusat ini turun, maka dipastikan uang itu dipakai untuk membayar utang kepada kontraktor serta membayar gaji pegawai. (*)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help