TribunKalteng/

Bukan Dijemur atau Bersihkan WC, Siswa Terlambat Masuk Dapat Hukuman Begini, Netizen: Masya Allah

"Ajari kita untuk bangun lebih awal dari biasanya dan mengejutkan anak-anak lebih awal"

Bukan Dijemur atau Bersihkan WC, Siswa Terlambat Masuk Dapat Hukuman Begini, Netizen: Masya Allah
thereporter

TRIBUNKALTENG.COM - Sebuah foto di media sosial menjadi viral, saat sekelompok siswa laki-laki yang terlambat bersekolah melakukan hal yang tak biasa.

Jika biasanya pihak sekolah memberlakukan hukuman fisik, berbeda dengan yang ini.

Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Bagian 7, Shah Alam, Malaysia memberlakukan hukuman melakukan Salat Dhuha bagi siswa yang terlambat sekolah.

Hal ini memicu banyak reaksi positif dari netizen. 

Dilansir thereporter, foto yang diunggah oleh akun Facebook Nyonya Eizan Ariffin telah dibagikan 2.252 sejak 3 Januari lalu.

"Tiba-tiba seorang ibu seperti saya tersentuh melihat foto-foto ini bersama seorang teman di kelompok WhatsApp."

x
hukuman terlambat

"Masya-Allah, saya sebagai ibu sangat setuju dengan kebaikan ini. Apapun, saya adalah guru kepala, guru yang tidak hanya mengajar tapi mendidik.

"Kita tidak hanya bisa mendidik hati dan disiplin anak-anak kita, tapi orang tua juga akan terpengaruh oleh perilaku kita."

"Kita juga harus menjadi orang tua untuk memperbaiki diri, lebih bijak dalam mengelola waktu, lebih disiplin dan mengha"Insya Allah kita akan lembut untuk pergi lebih awal untuk mengirim anak ke sekolah." rgai peraturan orang lain."

"Ajari kita untuk bangun lebih awal dari biasanya dan mengejutkan anak-anak lebih awal"

"Sehingga tidak terjadi seorang anak yang ditinggalkan oleh sebuah van atau bus sekolah, terjebak dalam kemacetan."

"Dan sangat terlambat sampai sekolah."

"Sebagai seorang ibu, saya melihatnya dari titik positif, yang kurang, kita memperbaiki, mengetahui hari pertama dan kedua sekolah, lalu lintas ramai." 

"Apa saja sebagai anggota masyarakat, kita semua berdoa semaksimal mungkin dan tidak ada orang tua yang mempertanyakan hal itu," ujar Ibu Eizan Ariffin. (Kharisma Tri Saputra)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help