Alumni 212 Layangkan Protes Kepada Facebook, Dinilai Mendiskriminasi Umat Islam

Atas dasar itu, dia mengaku ada puluhan ribu peserta aksi yang tergabung dari berbagai ormas, akan menggeruduk kantor Facebook Indonesia

Alumni 212 Layangkan Protes Kepada Facebook, Dinilai Mendiskriminasi Umat Islam
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Reuni 212 di Monas, Sabtu (2/12/2017). 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Pengelola perusahaan media sosial, Facebook, disinyalir berbuat zalim dan mendiskriminasi umat islam.

Hal itu karena, perusahaan memblokir sejumlah akun milik umat Islam yang digunakan sebagai sarana dakwah dan kegiatan kemanusiaan.

Humas Presidium Alumni 212, Novel Chaidir Bamukmin, membandingkan dengan sejumlah akun yang mengunggah lesbian, gay, biseksual dan transgender/transeksual (LGBT), komunis, hingga penistaan agama, yang dibiarkan eksis.

"Justru akun LGBT, komunis, zina penista agama di dukung. Sementara setiap profile (Alumni,-red) 212, FPI, MCA (Muslim Cyber Army,-red), bendera tauhid, foto Habib Rizieq, dan masih banyak langsung blokir," tutur Novel, Jumat (12/1/2018).

Baca: Miris! Dirawat karena Busung Lapar, Lalu Ditinggal Sendirian Oleh Sang Ayah di Rumah Sakit

Baca: Buaya di Sungai Mentaya Mengganas, Lama Tak Diberi Sajen?

Baca: Setelah Keributannya dengan Farhat Abbas di Acara Live, Vicky Prasetyo Tulis Begini

Padahal kata dia akun media sosial yang diblokir itu merupakan akun dakwah dan akun bermuatan aksi kemanusiaan untuk penggalangan bantuan saat terjadi bencana alam.

"Yang masyarakat perlu yang kita memang terdepan membantu masyarakat, membantu ketika ada bencana alam dan musibah," kata dia.

Atas dasar itu, dia mengaku ada puluhan ribu peserta aksi yang tergabung dari berbagai ormas, akan menggeruduk kantor Facebook Indonesia di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, pada Jumat siang.

Upaya ini merupakan bentuk protes atas berbagai kezaliman itu.

"Alumni 212 insya Allah akan turun. Estimasi insya Allah 100 ribuan. Tuntutan agar FB tidak diskriminasi terhadap umat islam yg telah berjuang membela negara, agama, serta pancasila," tambahnya.

Agenda aksi 121 ini dimulai dengan salat Jumat di Masjid Al-Azhar, setelah itu ratusan ribu massa ini berjalan kaki atau long-march menuju kantor Facebook.  (Tribunnews.com/Glery Lazuardi)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved