TribunKalteng/

Kabar Kotawaringin Timur

Rumah Rawan Abrasi, Warga Ujung Pandaran Tuntut Uang Ganti Rugi Jika Direlokasi

mereka enggan pindah ke perumahan baru yang dibangun tersebut, lantaran dana ganti rugi bangunan tidak sesuai kesepakatan awal.

Rumah Rawan Abrasi, Warga Ujung Pandaran Tuntut Uang Ganti Rugi Jika Direlokasi
Istimewa
Bangunan rumah pengganti untuk warga Ujung Pandaran Teluk Sampit, Kotim, ini miring sehingga warga enggan untuk menempatinya. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Upaya relokasi yang dilakukan Pemkab Kotawaringin Timur terhadap ratusan warga yang menghuni permukiman rawan abrasi ombak Pantai Ujung Pandaran ke tempat yang aman bakal terkendala.

Pasalnya, dari sebanyak 88 rumah yang dibangun untuk menampung ratusan kepala keluarga yang menghuni Pantai Ujung Pandaran tersebut, hanya sekitar 20 KK yang menempati rumah baru tersebut.

Beberapa warga yang dimintai komentarnya, mengatakan, mereka enggan pindah ke perumahan baru yang dibangun tersebut, lantaran dana ganti rugi bangunan tidak sesuai kesepakatan awal.

Baca: Duh, Gabriel Barbosa Dinobatkan sebagai Pemain Terburuk Liga Italia Tahun 2017

Baca: Asal Pakai Motor Pabrikan, 5 Pebalap Ini Bakal Bersaing Ketat di MotoGp 2018

"Saat awal pembicaraan kami dijanjikan Rp150 juta, tetapi saat dilakukan relokasi dana yang dibayarkan hanya untuk pindahan saja Rp2 juta,"ujar Syarif.

Oleh sebab itu sebut dia, dari sebanyak 88 bangunan perumahan baru yang dibangun oleh pemerintah setempat, hanya sekitar 20 KK saja yang mau pindah.

"Yang lain menunggu negosiasi lagi," ujarnya.(*)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help