TribunKalteng/

Kalteng Kita

Dampak Jembatan Patah, Lewat Jalur Alternatif Pun Harus Antre

Namun, saat berada di km 105 masuk ke jalan alternatif, tampak puluhan kendaraan tertahan dan antre masuk jalan alternatif tersebut.

Dampak Jembatan Patah, Lewat Jalur Alternatif Pun Harus Antre
Istimewa
Kendaraan yang lewat jalan alternatif Sampit-Pangkalanbun ramai, saat masuk lokasi PBS sawit, sehingga harus antre. 

TRIBUNKALTENG.COM, SERUYAN - Paskajembatan patah Trans Kalimantan Jalan Jenderal Soedirman km 105 arah Sampit- Pangkalanbun, Kalimantan Tengah, lalulintas kendaraan dialihkan ke jalan alternatif perusahaan besar swasta Perkebunan Kelapa Sawit.

Informasi terhimpun, ruas jalan Sampit-Pangkalanbun ramai dilalui pengendara yang ingin bepergian kedua lokasi tersebut.

Namun, saat berada di km 105 masuk ke jalan alternatif, tampak puluhan kendaraan tertahan dan antre masuk jalan alternatif tersebut.

Baca: Tersipu Diajak Foto Bareng Lelaki Berkoteka, Apa Ya yang Dibayangin Pramugari Cantik Ini?

Baca: Kapolda Nyatakan Anggota Satpol PP ini Bukan Teroris

Sebagian pengendara khususnya roda empat tampak kesal karena harus antre dan menunggu lama untuk giliran kendaraannya jalan.

"Masuk jalan alternatif juga antre, karena jalannya becek saat hujan lebat, jembatan yang ada di jalan perusahaan juga rusak, jadi ketika lewat harus hati-hati,"ujar Amril, salah satu sopir angkutan barang, Senin (1/1/2018).

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help