Kabar Kalimantan

Anggota Satpol PP Kukar Ditangkap Densus 88 karena Diduga Jaringan Teroris

Tim Densus 88 yang terdiri sekitar 10 orang mengamankan sejumlah barang bukti, seperti senjata api (senpi) rakitan, laptop, gurinda bor,

Anggota Satpol PP Kukar Ditangkap Densus 88 karena Diduga Jaringan Teroris
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi - Tim Densus 88 dan Gegana Polda Jabar melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris di Kampung Jajaway, Kelurahan Antapani Kidul, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Selasa (15/8/2017). Penggeledahan siang hingga sore tersebut merupakan pengembangan dari penangkapan lima orang terduga teroris pada pagi hari. 

TRIBUNKALTENG.COM, TENGGARONG - Diduga terlibat jaringan teroris, anggota Satpol PP Kukar berinisial MJ (36) ditangkap Tim Densus 88 di kediamannya Jl Usaha Tani RT 18, Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (30/12/2017) tadi malam.

Terduga teroris langsung dibawa ke Polda Kaltim untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari penggeledahan tadi malam, Tim Densus 88 yang terdiri sekitar 10 orang mengamankan sejumlah barang bukti, seperti senjata api (senpi) rakitan, laptop, gurinda bor, mabel penghubung mesin cuci, korek api 2 kotak, sangkur pembagian Satpol PP, buku bergambarkan senjata dan beberapa kotak dan bungkusan.

Kepala Satpol PP Kukar, Fida Hurasani mengatakan, pihaknya belum bisa banyak komentar.

Baca: Pekan Ke-21 Liga Inggris, Chelsea Geser Manchester United

Baca: Rusia Kirim Pesawat Pengebom ke Indonesia, Australia Waspada

Baca: Apa Resolusi Tahun Barumu? Pertimbangkan 5 Pilihan Bijak Ini

"Saya menyerahkan semuanya kepada pihak yang berwajib. Semuanya belum bisa dipastikan sampai sekarang keterlibatan MJ dengan jaringan teroris. Biarlah aparat berwajib bekerja dulu. Jadi saya belum bisa banyak komentar, apalagi ini masalah sangat sensitif," ujar Fida saat dikonfirmasi Tribunkaltim.co, Minggu (31/12/2017).

Ia juga mengaku belum ada surat atau pemberitahuan resmi terkait penangkapan MJ karena diduga terlibat jaringan teroris.

Sekadar diketahui, MJ merupakan staf Satpol PP yang sehari-hari aktif sebagai imam Masjid At Taqwa di lingkungan Kantor Bupati Kukar.

MJ juga pernah ikut aliran jemaah tabligh.

An, anggota Satpol PP Kukar, mengenal baik MJ.

"Dia senior saya. Ia masuk sekitar 2001-2002. Dia sering bicara soal agama," tuturnya.

Menurut An, MJ tak pernah lagi mengenakan pakaian dinas.

Sehari-hari dia mengenakan baju koko.(Tribunkaltim.co/Rahmad Taufik)

 

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help