Sains

Tabrakan Matahari Bakal Terjadi 5 Tahun Lagi, Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang! Kiamat?

Tidak ada orang di bumi yang bisa melihat tabrakan itu, karena terjadi jauh dari bumi, dan jaraknya 1.800 tahun cahaya.

Tabrakan Matahari Bakal Terjadi 5 Tahun Lagi, Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang! Kiamat?
KOMPAS
Ilustrasi - Tornado matahari

TRIBUNKALTENG.COM - Sekitar 1.800 tahun lalu, dalam abad ke-3 Masehi, kekaisaran Han di China terpecah menjadi tiga kerajaan.

Pada waktu yang hampir bersamaan, kebudayaan Maya di Amerika Tengah sedang memasuki masa kejayaannya, dan di Italia, kekaisaran Romawi menghadapi anarki, dan penduduk di bumi pada umumnya masih menganut ajaran politeisme, yang mengakui adanya banyak dewa.

Kira-kira pada waktu itulah terjadi tabrakan antara dua matahari dalam konstelasi Cygnus.

Baca: Ini Tiga Lokasi Konsentrasi Warga Malam Tahun Baru di Palangkaraya

Tidak ada orang di bumi yang bisa melihat tabrakan itu, karena terjadi jauh dari bumi, dan jaraknya 1.800 tahun cahaya.

Itu berarti cahaya yang ditimbulkan oleh tabrakan tadi baru akan mencapai bumi 1.800 tahun kemudian.

Di alam raya, seperti juga di galaksi kita, banyak terdapat sistem matahari ganda, di mana dua atau lebih matahari mengorbit satu sama lainnya.

Ada kalanya, bintang-bintang atau matahari itu bertabrakan, suatu gejala yang sudah diamati sejak lama oleh para pakar astronomi.

Kini, para pakar mengatakan, tabrakan yang terjadi hampir dua ribu tahun lalu itu, akan bisa dilihat dengan mata telanjang dalam waktu tidak lama lagi.

Baca: Ingat Sinta Keong Racun? Penampilannya Kini Bikin Pangling Setelah Tinggal di Luar Negeri

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help