Kajian Islam

Yerusalem Diakui Jadi Ibukota Israel, Pertanda Kiamat Kian Nyata!

Dalam kampanyenya Trump juga pernah menjanjikan akan memindahkan kedutaan Amerika ke Yerussalem dari Tel Aviv.

Yerusalem Diakui Jadi Ibukota Israel, Pertanda Kiamat Kian Nyata!
AFP
Bendera Israel berkibar di depan Masjid Dome of the Rock di Yerusalem. Israel menetapkan bahwa Yerusalem adalah ibu kota abadi yang tak dapat ditawar lagi. Tapi Palestina justru menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara mereka di masa depan - AFP 

TRIBUNKALTENG.COM - Keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel membuat konflik Palestina dan Israel semakin memanas.

Gelombang protes dengan menggelar aksi demo tersebar di banyak negara akan keputusan Trump ini.

Termasuk Indonesia, yang memprotes keputusan Amerika mengakui Al Quds sebagai ibukota Israel.

Apa alasan Trump bersikukuh bertindak demikian? Pada 1995 Amerika Serikat memberlakukan Undang-Undang tentang status Yerussalem dan keberadaan kedutaan besarnya.

Baca: Amerika Serikat Buktikan Ancaman, PBB Jadi Korban Pertama Trump?

UU tersebut menyebutkan Amerika Serikat harus mengakui Yerussalem sebagai ibukota Israel dan kedutaan Amerika harus berpindah ke kota itu.

Namun dalam prakteknya pemerintah AS tidak pernah menjalankan UU tersebut.

c
Gelombang protes dengan menggelar aksi demo tersebar di banyak negara akan keputusan Presiden AS, Donald Trump terkait Yerusalem. (Istimewa)

Sebagai gantinya setiap presiden Amerika menandatangani keputusan kedutaan Amerika akan tetap berada di Tel Aviv.

Berlaku selama 6 bulan dan akan terus diperbarui. Juli lalu Trump juga menandatangani keputusan tersebut dan berakhir Desember ini.

Dalam kampanyenya Trump juga pernah menjanjikan akan memindahkan kedutaan Amerika ke Yerussalem dari Tel Aviv.

Halaman
123
Penulis: Restudia
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved