Kabar Dunia

Setelah Amerika, Negara Ini Juga Pindahkan Kedutaannya ke Yerusalem

Status Yerusalem merupakan inti dari konflik antara Israel dan Palestina yang sudah berjalan sejak lama.

Setelah Amerika, Negara Ini Juga Pindahkan Kedutaannya ke Yerusalem
Thinkstock
Kota Yerusalem 

TRIBUNKALTENG.COM - Presiden Guatemala, Jimmy Morales mengeluarkan pernyataannya akan memindahkan kedutaan Israel di Jerusalem.

Pernyataan adalah sebagai bentuk jawaban dari ancaman Trump yang sebelumnya mengancam akan memotong bantuan untuk negara-negara yang menentang Amerika Serikat dalam pemungutan suara untuk resolusi di PBB.

Diketahui, Guatemala adalah satu dari tujuh negara yang memberikan suara menentang resolusi PBB pekan lalu yang mendesak Amerika untuk membatalkan pengakuannya atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Dilansir dari BBC Senin (25/12/2017) dalam postingan facebooknya, Morales juga mengungkapkan bahwa keputusannya tersebut diambil setelah dirinya berbicara dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Baca: Sejak Klaim Trump Atas Yerusalem, Begini Suasana Malam Natal di Betlehem

Guatemala yang notabene negara miskin di Amerika Tengah, sangat bergantung dari donor yang diberikan dari Amerika.

Pada hari Minggu, Presiden Morales mengatakan bahwa dia telah menginstruksikan untuk memulai "koordinasi yang diperlukan" sebelum memindahkan kedutaan negara tersebut dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Selain itu, Guatemala mengaku sebagai sekutu Israel sejak lama.

Status Yerusalem merupakan inti dari konflik antara Israel dan Palestina yang sudah berjalan sejak lama.

Pada perang Timur Tengah 1967, Israel menduduki bagian timur kota yang sebelumnya diduduki oleh Yordania.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help