Sains

VIDEO: Penemuan Manusia Purba di Belantara Kalimantan

Menggali di Gua Niah terasa menggairahkan dan sedikit menakutkan—mengingat tempat ini bernilai bagi arkeologi dan juga peradaban manusia.

VIDEO: Penemuan Manusia Purba di Belantara Kalimantan
Mhd. S. Sauffi/Darren Curnoe
Darren Curnoe menggali Kotak A di Gua Pedagang 

TRIBUNKALTENG.COM - Baru-baru ini saya memimpin tim penggalian di lokasi arkeologis paling ikonik di Asia Tenggara: Gua Niah di Malaysia.

Selama tiga minggu, kami menelusuri kembali sejarah manusia berumur 20.000 tahun. Kami menemukan beberapa tulang manusia, sisa-sisa mamalia besar (kemungkinan rusa dan ternak liar) dan kulit kerang tiram laut. Juga tergali peralatan batu dan batuan yang hangus.

Menggali di Gua Niah terasa menggairahkan dan sedikit menakutkan—mengingat tempat ini bernilai bagi arkeologi dan juga peradaban manusia.

Terkenal akan pemburu kepala

Taman Nasional Gua Niah terdapat di bagian timur Sarawak, negara bagian Malaysia yang berada di pesisir utara pulau Kalimantan.

Baca: Mau Liburan Ke Thailand? Pelajari Dulu 4 Peraturan Ini Jika Tak Ingin Jadi Bokek atau Dipenjara

Pulau Borneo (nama internasional untuk Kalimantan) membentang di garis khatulistiwa, dan sebagian besar tertutup oleh hutan hujan tropis yang lebat. Beragam satwa liar yang tak ternilai, termasuk orangutan yang terancam punah, terdapat di sini

Sarawak juga memiliki warisan kebudayaan yang kaya, dengan hampir 40 kelompok bahasa atau budaya asli yang tinggal di sana. Hingga tahun 1970-an, pulau ini terkenal akan pemburu kepalanya.

Di pulau ini pula Alfred Wallace, penemu teori evolusi lewat seleksi alam, mengembangkan idenya selama abad ke-19.

Sarawak juga memiliki sejarah pendudukan manusia yang luar biasa, terentang hingga setidaknya 46.000 tahun ke belakang, tak lama setelah manusia modern yang paling awal menempati daerah ini setelah melakukan perjalanan jauh dari Afrika.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help