Kabar Dunia

Jelang Majelis Umum PBB, Trump Tebar Ancaman buat Negara Pendukung Resolusi PBB tentang Yerusalem

Rancangan resolusi tidak menyebut Amerika Serikat secara khusus namun setiap keputusan tentang Yerusalem seharusnya dibatalkan.

Jelang Majelis Umum PBB, Trump Tebar Ancaman buat Negara Pendukung Resolusi PBB tentang Yerusalem
Reuters
Presiden Trump sudah meminta Dubes AS di PBB untuk 'mencatat negara-negara yang menentang AS'. 

TRIBUNKALTENG.COM - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengancam pemutusan bantuan keuangan kepada negara-negara yang mendukung resolusi PBB untuk menentang Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Awal bulan ini Trump menyatakan Yerusalem adalah ibu kota Israel, walau sejak awal sudah dikecam dunia internasional dan belakangan memicu aksi unjuk rasa di sejumlah tempat.

"Mereka mengambil jutaan dolar dan bahkan miliaran dolar dan mereka memberi suara yang menentang kita," katanya kepada para wartawan di Gedung Putih.

"Biarkan mereka bersuara menentang kita. Kita akan menghemat banyak. Kita tidak perduli.

Baca: Lagi, Pabrik Narkoba Terbongkar! Gak Nyangka, Ternyata Begini Modusnya

Komentarnya disampaikan menjelang pemungutan suara di Majelis Umum PBB, Kamis (21/12), untuk sebuah resolusi yang menentang pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Rancangan resolusi tidak menyebut Amerika Serikat secara khusus namun setiap keputusan tentang Yerusalem seharusnya dibatalkan.

x
AFP
Keputusan Trump menetapkan Yerusalam sebagai ibu kota Israel memicu sejumlah aksi unjuk rasa.

Sebelumnya, Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, memperingatkan negara anggota PBB bahwa Presiden Trump memintanya untul melaporkan 'siapa yang menentang melawan kita' pada pemungutan suara pada Kamis waktu New York.

Status Yerusalam merupakan isu utama dalam konflik Israel-Palestina.

Baca: OTT Tipikor Polda Kalteng, Kabag Keuangan Pemko Palangkaraya Sempat Marah-marah

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help