Kabar Kotawaringin Timur

511 Penumpang KM Kelimutu Gagal Berangkat, PT Pelni Siap Bertanggung Jawab

sampai saat ini sebanyak 12 (dua belas) orang penumpang KM. Kelimutu telah turun dari kapal untuk membatalkan keberangkatannya.

511 Penumpang KM Kelimutu Gagal Berangkat, PT Pelni Siap Bertanggung Jawab
Dishub Kotim
Kondisi KM.Kelimu yang mengalami robek setelah dihantam kapal pengangkut pupuk. 

PALANGKARAYA - Sebanyak 511 orang penumpang KM Kelimutu yang gagal berangkat dari Pelabuhan Sampit ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, jadi tangungjawab agen pelayaran yang bersangkutan yakni PT Pelni.

Kebijakan nahkoda kapal dan pihak pelayaran PT Pelni yang memilih kapal kembali ke Pelabuhan Sampit, setelah KM Kelimutu bertabrakan dengan KM Maju 88 yang membawa sebanyak 2000 ton pupuk dari Bontang, Kaltim tujuan Pelabuhan Sampit.

"Soal penumpang KM Kelimutu yang gagal berangkat jadi tanggungjawab PT Pelni sebagai agen pelayarannya, kami tidak mau tau soal itu, karena memang tanggungjawab mereka,"ujar Kadishub Kotim, H Fadlianoor, Rabu (13/12/2017).

Baca: Bawa 511 Penumpang, KM Kelimutu Bertabrakan dengan KM Maju di Perairan Samuda

Sementara itu, dari pihak PT Pelni Sampit sudah melakukan tindakan sesuai aturan yang telah ditetapkan, yakni bertanggungjawab dengan penumpang yang gagal berangkat.

Keterangan pihak KSOP Pelabuhan Sampit, untuk sementara sampai saat ini sebanyak 12 (dua belas) orang penumpang KM. Kelimutu telah turun dari kapal untuk membatalkan keberangkatannya.

Mereka mendapatkan ganti rugi dari PT. PELNI sesuai dengan harga tiket yakni Rp. 190.500,- (seratus sembilan puluh ribu lima ratus rupiah) sedangkan penumpang lainnya memilih untuk bertahan.

Ini, dikarenakan mendapat informasi dari pihak kapal bahwa KM. Kelimutu apabila dari hasil pemeriksaan dari pihak KSOP Sampit dinyatakan aman dan laik berlayar maka akan diberangkatkan sesuai dengan kondisi pasang surut DAS Mentaya pada hari Rabu tanggal 13 Desember 2017 sekira jam 21.00 wib, malam ini. (faturahman/www.banjarmasinpost.co.id)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help