TribunKalteng/

Kabar Dunia

Ngeri! Amukan si Jago Merah Lahap California, Jilatan Api Terlihat dari Angkasa

Enam kebakaran berskala raksasa, serta jilatan api yang relatif lebih kecil lainnya, mulai merambah ke sejumlah wilayah sejak Senin (04/12) lalu.

Ngeri! Amukan si Jago Merah Lahap California, Jilatan Api Terlihat dari Angkasa
Wally Skalij/Los Angeles Times
Kebakaran hebat yang melanda Los Angeles, Amerika Serikat sejak 5 Desember 2017 lalu bertambah parah. 

TRIBUNKALTENG.COM - Ribuan orang yang tinggal di California terpaksa meninggalkan rumah mereka setelah sejumlah kebakaran hutan melanda Los Angeles.

Enam kebakaran berskala raksasa, serta jilatan api yang relatif lebih kecil lainnya, mulai merambah ke sejumlah wilayah sejak Senin (04/12) lalu. Sekitar 500 bangunan telah hancur.

Citra satelit yang diambil pada 5 Desember memperlihatkan bagaimana kebakaran dapat terjadi - didorong oleh cuaca ekstrim, termasuk kelembaban rendah, angin kencang dan tanah yang kerontang.

Baca: Wawan Berlinson, Kepala Pemadam Kota Palangkaraya Meninggal Dunia

Sekitar 5.700 petugas pemadam kebakaran telah terlibat untuk memadamkan api, dan pejabat setempat mengatakan, Kamis (07/12), banyak tawaran bantuan dari sejumlah negara-negara tetangga.

Kebakaran paling besar di mana?

Kebakaran - disebut Thomas fire - di kawasan desa Ventura di sebelah utara Los Angeles tetap merupakan titik api terbesar dan telah menyebar hingga kawasan pesisir pantai Pasifik.

Jilatan api telah melahap kawasan seluas 466km persegi sejak kemunculannya pada Senin, dan menghancurkan lebih dari 430 bangunan gedung, kata petugas pemadam kebakaran.

Kebakaran lainnya melanda kawasan utara Los Angeles, yang disebut Creek Fire. Dan menurut pejabat setempat, 20% wilayah yang dilahap api sudah berhasil dipadamkan dengan cakupan sekitar 15.323 hektar.

Si jago merah di kawasan barat laut Los Angeles, persisnya di dekat Santa Clara, yang disebut Rye Fire , mengancam lebih dari 5.000 rumah dan bangunan lainnya.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help