Kalteng Kita

Inflasi di Kalteng Masih Akan Terjadi pada Desember, Ini Penyebabnya

Bahkan jika dibanding lima provinsi lain di Kalimantan, inflasi di Kalteng justru paling tinggi.

Inflasi di Kalteng Masih Akan Terjadi pada Desember, Ini Penyebabnya
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -  Kondisi inflasi Kalteng pada November 201u, mengalami kenaikan.

Bahkan jika dibanding lima provinsi lain di Kalimantan, inflasi di Kalteng justru paling tinggi.

Terjadinya kenaikan harga barang yang menjadi pemicu inflasi di Kalteng antara lain pada kelompok vatalite food, seperti daging ayam ras dan ikan gabus dengan angka inflasi sebesar 0,18 persen.

Baca: Tarif Cukai Rokok Bakal Naik, Ini dampaknya pada Inflasi

"Ini lebih rendah dibanding inflasi yang terjadi dalam periode yang sama pada tiga tahun ke belakang," kata Deputi Bidang Moneter Bank Indonesia Perwakilan Kalteng Setian saat paparan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kalteng, Selasa (5/12/2017).

Selain Kaltrng, Kalsel juga mengalami inflasi sebesar 0,05 persen selama November. Sedangkan Kalbar, Kaltim, dan Kaltara justru mengalami deflasi.

Baca: Selama Oktober, Palangkaraya Alami Deflasi dan Sampit Terjadi Inflasi, Kok Bisa Beda?

Tekanan inflasi masih akan terjadi pada Desember. Itu karena libur akhir tahun perayaan natal dan tahun baru, terutama pada sektor angkutan udara dan bahan makanan.

Dalam seminggu terakhir, terjadi kenaikan barang kebutuhan strategis di Kalteng. Ini dipicu oleh naiknya permintaan.

Antara lain pada jenis beras mayang, bawang merah, ayam potong, dan cabai. (TRIBUNKALTENG.COM/mustain khaitami)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help