Info Sehat

Pakai Vaksin Halal Atau Haram? Ini Kata MUI

Terkait pelaksanaan imunisasi, dari vaksin, sudah sejak lama ada solusinya. Dengan rumor yang berkembang bahwa vaksin mengandung barang dilarang

Pakai Vaksin Halal Atau Haram? Ini Kata MUI
tribunkalteng.com/faturahman
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, KUBU RAYA - Terkait pelaksanaan imunisasi, dari vaksin, sudah sejak lama ada solusinya. Dengan rumor yang berkembang bahwa vaksin mengandung barang dilarang penggunaannya.

Ketua MUI Kalbar Basri Har menerangkan menyangkut vaksin menibulkan perdebatan halal dan haram vaksinasi Imunisasi.

Bahwa perbandingannya pada suatu hal urgent. Barang hal teelarang sekalipun bisa digunakan atau dikonsumsi jia bisa keluar dari kondisi urgen tersebut.

Baca: VIDEO: Ketahuan Mau Makan Gratis di Hajatan Tanpa Diundang, Lihat Respon Tak Terduga Wanita Ini

"Jadi tidak ada vaksin yang tidak boleh digunakan dalam kondisi tertentu. Namun memang, yang harus diutamakan adalah vaksin halal.

Tapi pada saat kondisi tertentu, misalnya tidak ada vaksin halal, sementara jiwa akan terancam, dengan kondisi terdesak itu makan yang haram itu boleh digunakan. Dan berlaku hukum darurat," kata Ketua MUI Kalbar, Basri Har usai menjadi pembicara dalam dialog kesehatan Disnkes Kubu Raya di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (23/11 /2017).

Basri menegaskan sepanjang tidak ada fakta dapat membuktikan mengenai keharamannya maka, vaksinasi imunisasi boleh-boleh saja di lakukan.

"Tapi kalu memang ada unsurnya (keharaman vaksin imunisasi) maka harus pakai vaksin yang halal. Jadi memang perlu ada pemahaman masyarakat," pungkasnya.  (Tribun Pontianak/Madrosid)

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help