TribunKalteng/

Kabar Kalimantan

Dijadikan Ambulans Udara, Kaltara Ingin Beli Pesawat N219 Buatan PT DI

Irianto mengatakan, biaya operasional terbang N-219 tergolong murah, hanya Rp 7 juta per jam di luar biaya pilot dan kru.

Dijadikan Ambulans Udara, Kaltara Ingin Beli Pesawat N219 Buatan PT DI
kompas.com
Pesawat N219 buatan PT Dirgantara Indonesia 

TRIBUNKALTENG.COM, TANJUNG SELOR - Mobilitas penduduk pedalaman di wilayah Kalimantan Utara masih tergantung pada jasa transportasi penerbangan. Selain karena kondisi geografis wilayah, hal ini ikut dipicu belum siapnya infrastruktur transportasi darat.

Lengganius (37), warga Kecamatan Kayan Hilir, Malinau mengaku merasa sulitnya mengakses daerah luar di sekitarnya. Untuk sampai ibukota Malinau saja masih butuh pengorbanan biaya dan kesiapan fisik yang matang. Begitu juga ketika sebaliknya menuju Kayan Hilir.

Ditemui di Bandara Tanjung Harapan, belum lama ini, Lengganius mengatakan, tak ada penerbangan langsung dari Tanjung Selor ke Kayan Hilir.

Pesawat Susi Air yang kerap ia tumpangi dengan harga subsidi hanya bisa mendarat sampai Bandara Long Apung, Kayan Selatan.

Baca: Anak Kampung Lulusan SMP Rakit Helikopter Sendiri, Belajar dari Youtube

"Dari Long Ampung, saya harus naik perahu lagi kurang lebih 4 jam baru sampai di Kayan Hilir. Sepanjang itu menyusuri sungai. Ongkosnya mahal, bisa sampai jutaan. Makanya saya harus tunggu penumpang lain, supaya kapal itu bisa dicarter dan tidak terlalu mahal," ujarnya.

Lengganius beberapa waktu lalu pernah mengalami kondisi darurat. Ia kecelakaan saat berkendara. Karena mengalami luka serius, ia harus dapat perawatan intensif di rumah sakit. Untuk merujuknya ke rumah sakit, lagi-lagi harus menggunakan jasa angkutan pesawat terbang.

"Di sana ada perwakilan pesawat MAF (mission aviation fellowship). Saya harus daftar dulu. Tidak lama kemudian datang pesawat MAF untuk terbangkan saya ke Tarakan," katanya kepada Tribun.

Baca: Kelompok Separatis Papua Ajukan 3 Permintaan yang Sulit Dipenuhi Pemerintah

Makanya, saat mendengar rencana Gubernur Kaltara Irianto Lambrie membeli pesawat, ia menyatakan setuju.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help