TribunKalteng/

Kabar Barut

Sudah Tiga Hari Balita 4 Tahun Hilang di Sungai Barito Muarateweh

Nur Apika yang tinggal di rumah lanting, ini, menghilang sejak Sabtu (18/11/2017) lalu diduga terjatuh ke sungai dan tenggelam

Sudah Tiga Hari Balita 4 Tahun Hilang di Sungai Barito Muarateweh
istimewa/muhammad arifin via TRIBUNKALTENG.com
Warga dan tim relawan berusaha mencari Nur Apika yang hilang di DAS Barito, Sabtu (18/11/2017). 

TRIBUNKALTENG.COM, MUARATEWEH - Nur Apika (4) anak perempuan dari pasangan Ginti dan Rena Suesanti yang tinggal di Kelurahan Jingah RT 10 Kecamatan Teweh Baru, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, hilang di Sungai Barito.

Nur Apika yang tinggal di rumah lanting, ini, menghilang sejak Sabtu (18/11/2017) lalu diduga terjatuh ke sungai dan tenggelam terbawa arus deras Sungai Barito dan belum diketahui jelas posisi Nur Apika tersebut.

Baca: Viana Mahmudah, Mahasiswi IAIN Palangkaraya Jadi Tamu Khusus Menteri Agama

Keterangan, salah satu tim pencari korban hilang Muhammad Ariffin, hingga Senin (20/11/2017) pihaknya masih melakukan pencarian korban yang menghilang di sungai yang arusnya deras tersebut.

"Di perkirakan balita tersebut larut terbawa aliran sungai barito sampai ke hilir aliran Das Barito. Prediksi ada sekitar Sungai Pendreh, Pararawen,Lemo,Bintang Ninggi hingga seterusnya, karena arusnya cukup deras,"ujarnya.

Baca: Investasikan 5,4 Miliar Dolar, Uni Emirat Arab Akan Tanam Kurma di Planet Mars

Dia memohon warga yang bermukim di sekitar sungai mengabarkan bila ada yang melihat jasat balita tersebut di sungai barito ,karena ayah dan ibunda balita tersebut ingin melihat anaknya di temukan.

"Mereka pasrah jika memang anaknya meninggal dunia untuk dimakamkan sesuai proses pemakaman agama islam," ujar Arifin. (TRIBUNKALTENG.com) 

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help