TribunKalteng/

Kalteng Kita

Sabu Asal Madura Senilai Rp 1 Miliar yang Dipasarkan di Sampit, Siapa Pemesannya?

Pengawasan juga dilakukan jalur laut melalui kapal penumpang di Sampit dan Pangkalanbun dengan melakukan koordinasi

Sabu Asal Madura Senilai Rp 1 Miliar yang Dipasarkan di Sampit, Siapa Pemesannya?
faturahman
Kurir membawa narkoba dari Madura diamankan BNN Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah, hingga, Rabu (15/11/2017) masih mencari informasi terkait pemesan sabu seberat 6 ons yang dikirim oleh dua orang kurir dari Madura.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Tengah, Brigjen Pol Lilik Heri Setiadi, mengatakan, pihaknya masih mengorek keterangan dari dua orang kurir narkoba yang ditangkap di Bandara H Asan Sampit dan Pelabuhan Sampit.

Dua orang tersebut membawa sabu dari Madura ke Sampit beratnya hingga mencapai 6 ons atau jika diuangkan mencapai satu miliar lebih sedangkan keduanya hanya mengaku dapat jatah Rp1 juta sekali memasok barang haram tersebut.

Baca: Pasangan Ini Dituduh Mesum Lalu Dianiaya dan Diarak, Ternyata Pelakunya Ketua RW dan RT!

"Memang pasti ada pemesan di Sampit, itu yang masih kami dalami untuk mencari siapa yang selama ini memesan barang haram itu dari Madura, untuk dipasarkan di Sampit,"ujarnya.

Pihak BNNP memperketat pengawasan jalur udara lewat bandara di Tjilik Riwut, Bandara H Asan Sampit dan Bandara Iskandar, Pangkalanbun.

Pengawasan juga dilakukan jalur laut melalui kapal penumpang di Sampit dan Pangkalanbun dengan melakukan koordinasi dengan pengurus BNNP antar pulau.

Pengetatan itu, terkait adanya distribusi narkoba dengan jumlah yang cukup besar lewat udara dan lewat kap laut terutama yang dipasok dari Pulau Jawa ke Kalimantan Tengah. (faturahman/www.banjarmasinpost.co.id)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help