Hari Pahlawan

Tokoh Kongres Pemuda II Ini Tak Kunjung Dapat Anugerah Pahlawan Nasional

Di tanggal 10 November ini biasanya pemerintah memberikan gelar kepada para tokoh pahlawan Indonesia.

Tokoh Kongres Pemuda II Ini Tak Kunjung Dapat Anugerah Pahlawan Nasional
Tribun Timur
Empat tokoh yang mendapat gelar Pahlawan Nasional di Hari Pahlawan 2017. 

TRIBUNKALTENG.COM - Setiap 10 November, Indonesia memperingati Hari Pahlawan Nasional.

Hari Pahlawan Nasional ini mengigat adanya pertempuran Surabaya pada 10 November 1945.

Di tanggal 10 November ini biasanya pemerintah memberikan gelar kepada para tokoh pahlawan Indonesia.

Di tahun 2017 ini, pemerintah memberikan gelar pahlawan nasional kepada TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid (Nusa Tenggara Barat), Laksamana Malahayati (Aceh), Sultan Mahmud Riayat Syah (Kepulauan Riau), dan Lafran Pane (DI Yogyakarta).

Baca: Rina Nose Lepas Jilbab, Uus Dapat Bully dari Warganet Gegara Komentar Begini

Namun, ternyata terdapat tokoh yang luput dari perhatian pemerintah.

Tokoh tersebut adalah Soegondo Djojopoespito.

Soegondo Djojopoespito dikenal sebagai tokoh pemuda tahun 1928 dan memimpin Kongres Pemuda Indonesia Kedua.

Ia adalah tokoh yang sangat berpengaruh di Kongres Pemuda II yang menghasilkan sumpah pemuda.

Soegondo Djojopoespito merupakan pria kelahiran Tuban, Jawa Timur, 22 Februari 1905 dan meninggal di Yogyakarta, 23 April 1978 diumur 73 tahun.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved