TribunKalteng/

Kabar Dunia

Korupsi Pangeran dan Pejabat Arab Saudi Ini Capai Rp 1.351 Triliun

Bank sentral Arab Saudi telah membekukan rekening pribadi orang-orang yang diinvestigasi tersebut.

Korupsi Pangeran dan Pejabat Arab Saudi Ini Capai Rp 1.351 Triliun
Pangeran Alwaleed bin Talal di jet pribadi miliknya 

TRIBUNKALTENG.COM, DUBAI -  Jaksa agung Arab Saudi Sheikh Saud Al Mojeb mengungkapkan, nilai korupsi yang dilakukan para pangeran, menteri, dan mantan menteri negara itu mencapai 100 miliar dollar AS, setara Rp 1.351 triliun atau lebih dari separuh total APBN Indonesia 2017.

Sebanyak 208 orang telah diinterogasi sebagai bagian dari investigasi.

Adapun 7 orang di antaranya telah dibebaskan tanpa hukuman.

Baca: Demi Kebugaran, Danny Drinkwater Menolak Bela Timnas Inggris

"Berdasarkan investigasi kami selama 3 tahun terakhir, kami mengestimasikan setidaknya 100 miliar dollar AS telah disalahgunakan melalui korupsi secara sistematis dalam beberapa dekade terakhir," kata Al Mojeb seperti dikutip dari CNN Money, Jumat (10/11/2017).

Al Mojeb menuturkan, bukti-bukti korupsi tersebut sangat kuat. Ini pun mengonfirmasi kecurigaan yang mendorong otoritas Arab Saudi untuk melakukan investigasi.

Pekan lalu, otoritas Arab Saudi menangkap sejumlah anggota keluarga kerajaan, pebisnis, dan pejabat senior pemerintahan. Penangkapan yang mengejutkan tersebut dilakukan oleh komite antikorupsi di negara itu.

Baca: Subhanallah! Ada 400 Struktur Misterius di Arab Saudi Terlihat dari Langit, Apa Itu?

Salah satu orang yang ditangkap adalah Pangeran Alwaleed bin Talal. Selain itu, ditangkap pula konglomerat media Waleed Al-Ibrahim dan mantan kepala istana kerajaan Khaled Al-Tuwaijri.

x
Pangeran Alwaleed bin Talal

Bank sentral Arab Saudi telah membekukan rekening pribadi orang-orang yang diinvestigasi tersebut. Otoritas di Uni Emirat Arab juga dilaporkan meminta informasi kepada perbankan soal aset yang dimiliki 19 pangeran dan pejabat Arab Saudi.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help