TribunKalteng/

Kalteng Kita

Jalan Dilalui Kendaraan Lebihi Tonase, Ini yang Diperlukan Kalteng

Kerusakan jalan yang terjadi di Kalimantan Tengah akibat lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh instansi terkait.

Jalan Dilalui Kendaraan Lebihi Tonase, Ini yang Diperlukan Kalteng
Dok. Tribunkalteng/Ist
Kondisi jalan di ruas kilometer 55 Muarateweh-Purukcahu yang ambles karena struktur tanah labil. Pada 2015, di kawasan itu tercatat ada sekitar 20 titik yang mengalami potensi serupa dan memerlukan penanganan cepat dari pemerintah. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kerusakan jalan yang terjadi di Kalimantan Tengah akibat lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh instansi terkait.

Salah satunya akibat jalan sering dilalui kendaraan dengan tonase melebihi ketentuan yang melewati jalan umum sehingg jalan yang harusnya hanya bisa dilalui delapan ton.

Baca: Setelah Gif Porno Bikin Heboh, Begini Nasib WhatsApp di Indonesia

Akibat lemahnya pengawasan akhirnya jalan dilalui oleh kendaraan yang memuat barang hingga mencapai 12 ton, sehingga umur jalan tidak bertahan lama meski sudah diaspal.

x
Arus Air Sungai Kahayan makin kencang menerobos jalur Desa Bukit Rawi, Pulangpisau. (faturahman)

Anggota Komisi D (bidang infrastruktur) DPRD Kalimantan Tengah, Jimin, Rabu (8/11/2017) mengatakan, Kalteng masih perlu alat jembatan timbang untuk mengontrol jalan agar tidak rusak.

"Jalan kita ini hanya bisa dilalui angkutan kendaraan hingga delapan ton, tapi yang ada saat ini lebih dari itu, selayaknya ada jembatan timbang untuk mengawasinya, "ujarnya. (TRIBUNKALTENG.COM/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help