TribunKalteng/

Motornya Digadaikan, Oknum Polisi Tembak Mati Tukang Jahit

Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa, 1 pucuk senjata api FN, 1 selongsong peluru

Motornya Digadaikan, Oknum Polisi Tembak Mati Tukang Jahit
SRIPOKU,COM/ANDI WIJAYA
Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono didampingi Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara dan Kanit Pidum, Iptu Azwan, ketika mengelar tersangka pembunuh Basuki, Selasa (31/10). 

TRIBUNKALTENG.COM - Basuki Rahmad (45), yang masih berstatus anggota Polri bertugas di Pam Obvit Polda Sumsel berpangkat Aiptu ini ditangkap petugas saat berada di rumah temannya, di kawasan Sukarami, Palembang, Senin (30/10/2017) malam.

Basuki merupakan tersangka pembunuhan korbannya atas nama Tarmizi (40), warga Jalan Sukawinatan Lorong Masjid Mahajirin Kelurahan Suka Jaya Kecamatan Sukarami, Palembang.

Penangkapan tersangka dipimpin langsung Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara dan Kanit Pidum Iptu Azwan.

Baca: Ramai Diperbincangkan, Ternyata Ini yang Ada di Lantai 7 Hotel Alexis

Dengan tangan ke atas, Basuki pun meminta ampun, " Saya mengaku salah pak, saya lakukan itu lantaran saya kesal dengan korban. Saya siap dibawa pak," ujar Basuki dengan kepala tertunduk ketika dibawa ke Polresta Palembang.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa, 1 pucuk senjata api FN, 1 selongsong peluru dipakai saat melakukan aksinya, 28 peluru aktif, 1 unit mobil Xenia warna hitam Nopol. BG 1673 MF.

"Ya benar pelaku diamankan tanpa ada perlawanan, saat pelaku berhasil diendus dan berada di rumah temannya di kawasan Sukarami Palembang," ungkap Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono didampingi Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara, Selasa (31/10).

Lanjut Wahyu, hingga kini kasus tersangka B, sedang didalami, untuk dilakukan penyelidikan lebih mendalam, terkait jika ada aksi kejahatan lain yang dilakukan pelaku.

Baca: VIDEO: Setelah Bikin Agnez Mo Merinding, Lantunan Shalawat Bocah Ini Banjir Pujian

"Atas ulahnya pelaku akan dikenakan pasal 340 KHUP jo 338 KHUP, ancaman penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun penjara," tegas Kapolresta Palembang.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help